OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • 71 T Siap Masuk ke Indonesia Melalui CATL Yang Berencana Bangun Pabrik Baterai Lithium
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

71 T Siap Masuk ke Indonesia Melalui CATL Yang Berencana Bangun Pabrik Baterai Lithium

Dilihat 1186
Bambang Ken
18 Des 2020, 14:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Bulan lalu, dilaporkan bahwa produsen baterai China, Contemporary Amperex Technology Limited (CATL) akan menginvestasikan US $ 5,1 miliar untuk mendirikan fasilitas pembuatan baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, dengan terobosan untuk fasilitas baru akan dimulai tahun depan.

Kini, timeline produksinya sudah diungkap. Menurut laporan Reuters, pabrik baterai lithium baru akan mulai berproduksi pada 2024. Tanggal tersebut disebutkan oleh Septian Hario Seto, Wakil Menteri Kementerian Kelautan dan Investasi. bahwa produksi baterai pertama bisa dilakukan pada tahun 2024, "kata Septian.

CATL

Dia menambahkan bahwa perjanjian yang ditandatangani antara penambang negara Indonesia PT Aneka Tambang dan CATL mengharuskan perusahaan China tersebut untuk memastikan bahwa 60% nikel yang ditambang harus diolah menjadi baterai yang dibangun di Indonesia. “Kami tidak ingin mereka mendapatkan nikel kami tetapi kemudian memproses itu di luar negeri, "jelasnya.

Negara ini ingin meningkatkan pemrosesan pasokan biji nikel lateritnya yang kaya untuk digunakan dalam baterai litium, dan telah menguraikan ambisinya untuk menjadi pemain utama dalam pembuatan baterai litium dan pada akhirnya menjadi pusat global untuk produksi dan ekspor kendaraan listrik

CATL

Pada bulan Juni, muncul berita bahwa Hyundai dan LG Chem dilaporkan mempertimbangkan untuk mendirikan usaha patungan manufaktur baterai EV di negara tersebut, dengan yang terakhir mempertimbangkan investasi US $ 9,8 miliar untuk membangun pabrik baterai EV terintegrasi dengan smelter. 

Baca jugaTesla Selangkah Lagi Mencapai Teknologi Otonom Tingkat 5

Sementara itu, Hyundai telah menyatakan akan mulai memproduksi EV di Indonesia pada tahun 2022. Produsen mobil Korea tersebut saat ini sedang membangun pabrik perakitan baru di Cikarang, Jawa Barat, dan fasilitas tersebut akan beroperasi pada akhir tahun 2021. Awalnya, pabrik akan memproduksi model mesin pembakaran, tetapi akan memulai produksi EV pada tahun berikutnya.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya