• Home>
  • Berita>
  • Adanya Sanksi Barat terhadap Rusia, Muluskan China untuk Jualan Kendaraan
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Adanya Sanksi Barat terhadap Rusia, Muluskan China untuk Jualan Kendaraan

EKO
2022-03-11 10:02:00

Otoloka.id- Sudah dua pekan lebih Rusia melakukan invasi ke Ukraina. Banyak negara-negara yang mengutuk perbuatan Putin terhadap negara tetangganya itu yang berakibat, negara dengan julukan tirai besi itu mendapat banyak sanksi.

Dalam industri otomotif, Rusia mendapat sanksi berupa penghentian sementara penjualan kendaraan yang berasal dari negara haluan barat seperti Amerika Serikat, Eropa, sampai Jepang. Tetapi, ada yang diuntungkan dari itu semua, yaitu produsen kendaraan asal China.

Seperti diketahui, China merupakan aliansi dari Rusia, karena sama-sama memiliki ideologi politik haluan kiri. Jadi, negara Tiongkok tak akan mengganjar sanksi terhadap apa yang dilakukan oleh Rusia pada Ukraina.

Tahun lalu, Rusia menjadi negara yang mengekspor sebanyak 122.800 kendaraan dari China, dimana hal tersebut meningkat tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Chery yang menjadi produsen asal China, berhasil menjual sebanyak 40.874 kendaraan di tahun 2021, dengan presentase kenaikan penjualan sebesar 250 persen dibanding tahun 2020.

Selain Chery, produsen China lain adalah Haval dengan catatan penjualan ke Rusia sebanyak 39.126 unit, dan disusul oleh Geely dengan penjualan sebanyak 24.587 unit. Ini berarti produsen asal china memasuki peringkat sepuluh besar di luar produsen otomotif asal Rusia sendiri.

Dikutip dari carscoops.com, analis senior yang berfokus pada perkembangan otomotif Asia Eunice Lee mengatakan, sanksi Barat terhadap Rusia dapat membantu China mendapatkan pangsa pasar di ruang otomotif.

“Jika sanksi AS dan Uni Eropa terhadap Rusia bertahan untuk waktu yang lama dan pembuat mobil AS dan Eropa secara efektif dilarang melakukan bisnis di Rusia, ada potensi bagi pembuat mobil China untuk mendapatkan pangsa pasar di Rusia,” kata Lee.

Adanya sanksi negara barat terhadap Rusia, justru merugikan produsen otomotif yang berasal dari negara barat tersebut. salah satu contoh produsen yang paling menderita adalah Renault, dimana perusahaan asal Prancis tersebut memiliki saham di AvtoVAZ.

Nah, AvtoVAZ sendiri merupakan induk perusahaan yang menaungi merek kendaraan paling laris di Rusia, yaitu Lada dengan raihan penjualan sebesar 24 persen di total pasar kendaraan Rusia. Apalagi, Rusia juga menjadi pasar terbesar kedua bagi Renault setelah pasar global. Duh apes!

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 1855
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset