• Home>
  • Berita>
  • Akibat Catat Produksi, Yamaha Recall Puluhan Ribu Motor di Jepang
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Akibat Catat Produksi, Yamaha Recall Puluhan Ribu Motor di Jepang

Dilihat 1577
Rangga
17 Sep 2020, 15:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Akibat Catat Produksi, Yamaha Recall Puluhan Ribu Motor di Jepang

Otoloka.id - Baru-baru ini, Yamaha Motor Co., Ltd telah melakukan kampanye penarikan kembali (recall) terhadap puluhan ribu unit motor yang dipasarkan di Jepang. Racall ini dilakukan akibat adanya cacat pada bagian reflektor belakang sepeda motor yang tidak memenuhi standar keselamatan. 

Dilangsir dari Response.jp, Rabu (16/9/2020), menyebutkan setidaknya ada sepuluh model motor yang terdampak recall tersebut yakni Nmax125, Nmax150, Nmax250, YZF-R25, YZF-R25A, YZF-R3A, MT250, MT-25A, MT320 dan MT-03A. Tercatat total unit yang ditarik ada 78.230 unit dengan tahun produksi antara 6 Oktober 2014 hingga 1 April 2019. 

Disebutkan juga jika reflektor belakang dari sepuluh model ini memiliki permukaan yang tidak rata. Hal ini disebabkan adanya kesalahan desain saat mencetak reflektor. Efeknya, pantulan cahaya dari komponen reflektor tidak menyebar sempurna. Pantulan cahaya reflektor yang tidak sempurna ini dianggap tidak sesuai standar dan melanggar kebijakan keamanan di Jepang. Untuk mengatasi masalah ini, Yamaha akan melakukan pergantian pada komponen yang rusak.

Akibat Catat Produksi, Yamaha Recall Puluhan Ribu Motor di Jepang

Hingga saat ini belum diketahui apakah pihak Yamaha sudah menghubungi para pemilik sepeda motor atau belum. Selain itu juga tidak dijelaskan juga kapan perbaikan dan pergantian komponen ini dilakukan. Meski begini, hingga saat ini belum ada laporan kasus kecelakaan yang diakibatkan karena bagian reflektor yang cacat tersebut. 

Baca Juga : ECU Bermasalah, Kawasaki Ninja ZX-10R Kena Recall

Menurut informasi dari berbagai sumber, unit yang terdampak recall tersebut merupakan produksi Yamaha Indonesia. Lantas bagaimana di Indonesia? Untuk di Indonesia sendiri Yamaha tidak akan memelakukan recall terhadap model-model tersebut. Hal ini karena regulasi keselamatan di Jepang berbeda dengan di Indonesia. 

Sebelumnya Yamaha Indonesia juga pernah melakukan recall terhadap dua model yakni Freego dan Aerox. Recall tersebut dikarenakan adanya masalah pada fungsi sinyal lampu rem atau Front Stop Switch. Namun tidak disebutkan berapa jumlahnya dan juga tahun produksi dari unit yang terdampak masalah ini. 

Hal yang sama juga pernah dilakukan oleh Yamaha Malaysia yang juga melakukan recall terhadap Aerox atau yang disebut NVX 155. Dalam recall ini masalah yang ditemukan tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Namun sayangnya pihak Yamaha Malaysia tidak memberitahukan jumlah dan tahun produksi dari unit yang terdampak masalah tersebut. Yamaha Malaysia hanya memberikan informasi nomor sasis (rangka) sepeda motor saja.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya