• Home>
  • Berita>
  • Akibat Pandemi, 6000 Karyawan BMW Terancam Dirumahkan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Akibat Pandemi, 6000 Karyawan BMW Terancam Dirumahkan

Dilihat 1227
Agung Prabowo
22 Jun 2020, 10:29
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Berbagai kebijakan terkait pembatasan aktivitas pada masa pandemi Covid-19 dibeberapa negara telah membuat penjualan mobil anjlok. Hal ini membuat para produsen otomotif terpaksa melakukan langkah efisiensi untuk menekan kerugian yang lebih besar, seperti menghentikan produksi hingga mem-PHK karyawan.

Baca Juga : Efek Pandemi Covid-19, Daihatsu Rumahkan Ribuan Karyawan Kontrak

Tak terkecuali produsen otomotif asal Jerman BMW yang berencana untuk memangkas 6.000 karyawannya demi mengurangi kerugian sebagai dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19 ini. Dikutip dari Market Watch, pemutusan hubungan kerja (PHK) akan dilakukan secara halus, seperti yang telah disepakati dengan Germany Works Council (Dewan Pekerja Jerman). Yaitu dengan melalui pensiun dini, tidak memperpanjang kontrak kerja dan mencari karyawan baru untuk mengisi posisi pekerjaan yang telah ditinggalkan.

Sebelumnya BMW telah melakukan langkah-langkah efisiensi dengan meliburkan aktivitas produksi. Dari 126.000 karyawan di seluruh dunia, lebih dari 30.000 karyawan sudah menjalani kerja paruh sejak Mei 2020. Tapi langkah ini masih belum efektif mengingat perusahaan masih harus membayar gaji karyawan yang libur sesuai dengan petunjuk dari Pemerintah.

Baca Juga : Dampak Corona, Bentley dan Aston Martin Pecat 1.500 Karyawan

Akhirnya BMW mengambil keputusan untuk segera merumahkan sebanyak 6.000 karyawan dan hampir semua karyawan ini berada di Jerman. 

Berdasarkan data asosiasi produsen mobil di Eropa, European Automobile Manufacturers Association (ACEA) penjualn penjualan mobil pada Mei 2020 di Eropa sebanyak 623.812 unit. Angka tersebut turun sebesar 56,8% dibanding Mei 2019 dengan total penjualan sebanyak 1.444.173 unit.

Sementara untuk penjualan mobil di Jerman sendiri selama bulai Mei 2020 hanya sebanyak 168.148 unit. Angka ini turun 49% dibandingkan tahun lalu mencapai 332.962 unit. Dan jika dihitung secara akumulatif, penjualan mobil di Jerman pada periode Januari-Mei 2020 hanya sebanyak 990.350 unit, turun sekitar 35% di banding tahun 2019 di periode yang sama sebanyak 1.523.769 unit. 

Tidak satupun merek mobil yang meraih penjualan yang positif, termasuk BMW. Sepanjang bulan Mei 2020 BMW hanya menjual mobil sebanyak 39.361 unit yakini dengan BMW 31.901 unit dan MINI 7.730 unit. Jika di bandingkan dengan 2019, angka tersebut turun 57% dengan menjual BMW 76.433 unit dan MINI 15.698 unit.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya