• Home>
  • Berita>
  • Antrian Pemesanan Daihatsu Rocky dan Toyota Raize Mengular, Dikirim 2022
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Antrian Pemesanan Daihatsu Rocky dan Toyota Raize Mengular, Dikirim 2022

Dilihat 5220
Deni Ferlindungan
20 May 2021, 21:16
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

Otoloka.id - Antrian pemesanan Daihatsu Rocky dan Toyota Raize nampaknya semakin 'mengular'. Mengingat dua sport utility vehicle (SUV) terbaru untuk pasar Indonesia tersebut mendapatkan animo yang besar dari masyarakat.

Berdasarkan hasil penelusuran Otoloka, antrian pemesanan Daihatsu Rocky dan Toyota Raize bahkan mencapai tahun 2022. Jadi konsumen yang berminat wajib menunggu untuk kurun waktu yang lumayan panjang.

"Saat ini stok unitnya memang sedang sulit, suplai unit ke dealer itu bisa dibilang terbatas. Padahal peminatnya itu lumayan besar, saat ini saja saya ada 3 customer yang pending. Karena unitnya nggak ada," jelas seorang tenaga penjual Toyota ketika dihubungi Otoloka, Kamis (20/5/2021).

Ketika diusut lebih mendalam, kelangkaan unit tidak hanya terjadi pada Toyota Raize saja. Pasalnya ada sejumlah produk-produk Toyota lainnya yang mendapatkan relaksasi pajak PPnBM harus molor distribusi ke konsumen.

Menurut informasi tenaga penjualan dealer Toyota, bahkan inden Toyota Raize varian TSS dijanjikan proses pengiriman ke konsumen baru di bulan Januari hingga Februari 2022. Mengacu pada pendistribusian unit, tentu para konsumen tidak akan mungkin merasakan relaksasi PPnBM.

Antrian Pemesanan Produk Toyota

Sejalan dengan antrian pemesanan Daihatsu Rocky dan Toyota Raize yang cukup tinggi. Ternyata ada line-up produk lain yang juga mengalami lonjakan pasca penerapan relaksasi PPnBM.

Contohnya ialah Toyota Fortuner dan Innova Venturer diesel yang mendapatkan animo besar dari masyarakat di Indonesia. Proses pengirimannya sendiri diklaim dealer baru dilakukan pada Oktober-November 2021.

Produk yang juga harus inden mulai dari 2 hingga 9 bulan meliputi Toyota Avanza G matic, Hilux, Sienta, Innova bensin, Yaris, Innova diesel, Voxy, Rush, hingga Alphard. Sedangkan untuk Rush inden hingga September-Oktober 2021.

Sejumlah dealer Toyota pun saat ini mulai mengeluhkan kelangkaan unit. "Saat ini bingung mau jualan apa, karena stok unitnya yang memang langka," ujarnya.

"Jadi sekarang, sebelum menjelaskan produk. Kita (sales) harus menerangkan dulu kira-kira unit apa yang diminati dan waktu indennya," kata tenaga penjual dealer Toyota.

Sekadar informasi, Toyota Raize mendapatkan respons positif dari konsumen di Indonesia. Tercatat hingga 6 Mei 2021, angka surat pemesanan kendaraan (SPK) sudah menembus 1.269 unit.

Untuk pemetaan penjualan, setidaknya ada 3 daerah yang berkontribusi besar dalam penjualan SPK Toyota Raize, yakni DKI Jakarta sebesar 24%, Jawa Barat 19%, dan diikuti Jawa Timur 11%.

Sebagai catatan untuk masyarakat, dengan inden yang semakin panjang seperti antrian pemesanan Daihatsu Rocky dan Toyota Raize. Makan konsumen tidak akan bisa memanfaatkan diskon PPnBM.

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya