OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Aturan Ganjil Genap Belum Berlaku Saat PSBB Transisi Jakarta, Ini Penjelasan Dishub!
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Aturan Ganjil Genap Belum Berlaku Saat PSBB Transisi Jakarta, Ini Penjelasan Dishub!

Dilihat 1112
Yogi Pratama
12 Jun 2020, 17:53
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Mengenai aturan tentang ganjil genap untuk motor sampai saat ini belum diterapkan selama masa transisi PSBB di Jakarta. Sejak awal 5 Juni hingga 12 Juni transisi PSBB lalu lintas tidak mengalami kepadatan.

Awalnya, jika mengalami kepadatan lalu lintas yang tinggi, aturan baru ganjil genap ini akan berlaku untuk motor. Aturan genap ganjil tidak diterapkan secara langsung akan tetapi berdasarkan kondisi pantuan dari kepadatan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, peraturan ganjil genap untuk motor belum diperlukan untuk saat ini. Oleh karena itu, kondisi lalu lintas di Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi tetap aman dan cenderung dalam keadaan normal.

Maka, jika didasarkan pada sisi evaluasi, peraturan membatasi kendaraan dengan berlaku ganjil genap ini belum bisa dilaksanakan. "Kondisinya sekitar 17 persen normal. Ini berarti bahwa peraturan ganjil genap belum diterapkan," katanya, Jumat (2020/06/12).

Syafrin menjelaskan, setiap minggu pihaknya akan memantau keadaan lalu lintas di beberapa ruas jalan ibukota. Hasil pantauan ini, yang kemudian akan ditimang kembali dalam membuat keputusan yang berkaitan dengan penerapan genap ganjil.

Hal ini ditetapkan pada Peraturan Gubernur nomor 51/2020 tentang pelaksanaan PSBB dalam transisi ke Indonesia yang sehat, aman dan tetap produktif. Oleh karena itu, penerapan prinsip ganjil genap tetap atas dasar pantauan, dari hasil pantauan kondisi lalu lintas.

Lalu juru bicara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pria menginformasikan, "untuk kebijakan ganjil genap ini akan berlaku jika lalu lintas sudah semakin padat, namun kapasitas untuk angkutan umum masih memadai," kata Syafrin.

Namun, jika kondisi transportasi sudah padat dan padat lalu lintas, maka akan meninjau aturan lain guna meningkatkan kesadaran masyarakat. "Selama transisi new normal ini masih di bawah kebijakan PSBB, di mana ada pembatasan bagi orang-orang masih berusaha untuk mencoba di rumah saja, tidak terlibat dalam kegiatan yang tidak penting," katanya.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya