Banjir di Malaysia, Bikin Kelangkaan Chip Semikonduktor Tambah Parah

Otoloka.id- Malaysia menjadi salah satu negara yang memproduksi chip semikonduktor. Karena minggu ini negara tersebut mengalami musibah banjir, membuat beberapa perusahaan semikonduktor menunda produksinya.

Dari yang dikutip dari autoevolution.com, BE Semiconductor yang menjadi salah satu perusahaan terbesar dalam industri chip, terpaksa untuk menghentikan dahulu produksinya yang dilakukan di pabrik Shah Alam.

Sementara pemain chip lain seperti Panasonic yang memiliki pabrik di dekat Kuala Lumpur, juga terpaksa untuk menunda proses produksi setidaknya dalam seminggu ke depan.

Di sisi lain, pabrikan otomotif seperti Daihatsu Motors yang berafiliasi dengan Perodua juga harus menghentikan produksinya di dua pabrik menyusuk banjir yang melanda Malaysia.

Baca juga: Hyundai Mulai Kembangkan dan Produksi Chip Secara Internal

Banyak yang berpendapat, bahwa akhir tahun ini merupakan titik balik dari kelangkaan chip semikonduktor yang akan menguat di tahun 2022. Namun, nampaknya pendapat tersebut nampaknya harus ditepis.

Saat ini, masih banyak perusahaan otomotif yang berjuang dengan stok chip semikonduktor yang terbatas. Dan tak jarang, mereka menjual kendaraan dengan menghilangkan beberapa fitur bawaan.

Contohnya seperti Cadillac yang pada tahun 2022 nanti, mereka menjual kendaraan tanpa fitur bantuan parkir. ini karena perusahaan tersebut memiliki persedian chip yang sangat terbatas.

Selain Cadillac, BMW juga salah satu pabrikan yang terkena dampak dari kelangkaan chip semikonduktor. Pabrikan asal Jerman tersebut, harus menghilangkan fitur layar sentuh pada lini produknya.

Hal senada juga harus dilakukan oleh General Motors, yang menghilangkan fitur kursi berpemanasnya pada beberapa kendaraannya.

Baca juga: BMW Terpaksa Tanggalkan HUD di Beberapa Model Andalan

Semua yang dilakukan tersebut merupakan efek dari langkanya komponen kecil tersebut. Dan beberapa pabrikan otomotif tersebut, nampaknya harus tetap berjuang dengan kondisi kelangkaan yang lebih lama lagi.

Meski banjir di Malaysia memiliki dampak yang lumayan parah terhadap industri otomotif, namun beberapa perusahaan semi konduktor bekerja sepanjang waktu, untuk memenuhi target produksi dan memenuhi permintaan rekanan. 

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!