OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • BMW Hanya Mengirimkan 1.600 Unit iX3 ke Eropa Pada 2020
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

BMW Hanya Mengirimkan 1.600 Unit iX3 ke Eropa Pada 2020

Dilihat 2047
Pramana
17 Nov 2020, 16:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

BMW iX3

Otoloka.id -BMW Brilliance Automotive yang merupakan perusahaan patungan antara BMW dan Brilliance telah memulai produksi BMW iX3 di pabrik Shenyang, China pada bulan Oktober lalu. Di bulan ini, tepatnya di tanggal 11 November 2020, BMW iX3 resmi mulai di ekspor ke 39 negara dengan mayoritas ke negara-negara Eropa. 

Dilangsir dari salah satu media otomotif China, Gasgoo Autonews, (12/11/2020) mengungkapkan ini merupakan kali pertamanya JV BMW bekerjasama dengan perusahaan lokal melakukan ekspor kendaraan dalam skala besar ke Eropa. Diketahui ada sekitar 1.600 unit BMW iX3 akan dikirimkan ke Eropa hingga akhir 2020. Setelah itu dilanjutkan dengan mengirim sebanyak 12.000 unit atau 1.000 unit per bulan selama tahun 2021. 

Sebenarnya jumlah produksi BMW ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan SAIC MG dan Tesla yang sudah terlebih dahulu mengekspor mobil listrik miliknya dalam jumlah yang lebih besar. Di China BMW iX3 dibanderol mulai dengan harga terendah RMB 470.000 atau setara Rp 1 miliar dan yang tertinggi mencapai RMB 510.000 atau setara Rp 1,1 miliar.

Baca Juga : Unit Pertama BMW iX3 EV Selesai di Produksi di China

BMW iX3

BMW iX3 merupakan salah satu mobil listrik BMW yang akan meluncur sebagai model tahun 2021. BMW iX3 dibekali dengan motor listrik eDrive generasi kelima yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 286 hp dan torsi puncak 400 Nm. Tenaga dan torsi tersebut lalu disalurkan ke roda belakang. BMW iX3 mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,8 detik dengan kecepatan maksimal dibatasi 180 km/jam. 

Baca Juga : BMW Luncurkan SUV Listrik Pertama iX3 2021 dengan Jarak Tempuh 460 KM

BMW iX3 2021 dibekali dengan baterai Lithium-Ion 400V berkapasitas 74 kWh dan dapat menempuh jarak sejauh 460 km dalam sekali pengisian penuh. Sementara untuk pengisian daya baterai dari 0-80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 34 menit dengan menggunakan fast charging DC 150 kW.

Memang pasca pandemi COVID-19, ekspor mobil dari Tiongkok terus mengalami peningkatan. Berdasarkan laporan dari China Association of Automobile Manufacturers (CAAM) mengungkapkan pada bulan Oktober 2020 ekspor mobil dari China mencapai 109.000 unit. Jumlah ini naik sekitar 10,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan jumlah ini juga naik 25,7 persen dibandingkan bulan yang sama tahun 2019. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya