• Home>
  • Berita>
  • CEO Lamborghini masih ingin Pertahankan Mesin Internal di Era Elektrifikasi
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

CEO Lamborghini masih ingin Pertahankan Mesin Internal di Era Elektrifikasi

EKO
2022-01-27 09:54:00
loading...

Otoloka.id- Sebagai perusahaan otomotif yang menghadirkan mobil super sport eksotis, Lamborghini ingin pertahankan mesin internal selama mungkin di era elektrifikasi. Caranya, mereka membenamkan powertrain PHEV atau menggunakan bahan bakar sintetis.

Kedua cara tersebut dilakukan untuk mengurangi hasil emisi yang ditimbulkan oleh pembakaran dalam mesin, dan juga aga lini produk mereka masih bisa melewati daerah-daerah dengan peraturan emisi yang ketat.

Untuk hybrid, Lamborghini menyiapkan lini produk penerus Aventador yang akan diluncurkan pada 2023. Model tersebut akan menggunakan mesin V12 terbaru. Sementara lini produk lainnya yang menggantikan Huracan akan hadir pada 2024 dengan mesin yang lebih kecil.

Lamborghini Urus juga akan hadir dengan powertrain hybrid di tahun 2024. Setelah itu, perusahaan asal Italia tersebut akan menghadirkan lini produk yang sepenuhnya bertenaga listrik. Disamping itu, lini produk hybrid bermesin internal juga tetap dihadirkan.

Dalam wawancara bersama carexpert.com.au, CEO Lamborghini Stephan Winkelmann berharap bahwa perusahaannya dapat memproduksi model bermesin internal dengan kubikasi kecil sebagai bentuk transisi kepada era elektrifikasi.

Namun, hal itu berdasar pada tiap negara berlakukan peraturan emisi. Seperti contoh Uni Eropa akan melarang model baru bermesin internal pada tahun 2035, namun Italia meminta dispensasi untuk supercar agar bisa tetap diproduksi walaupun dengan kubikasi mesin kecil.

Lini produk besutan Lamborghini dikenal dengan penggunaan mesin yang besar. Huracan misalnya, yang menggunakan mesin V12, yang sudah pasti dalam pembakaran mesinnya, menghasilkan emisi karbon yang banyak.

"Ide kami adalah untuk membagi, entah bagaimana (caranya), lini produk mobil sport super seperti Aventador dan Huracan hadir, dan menyusul kemudian model keempat bersama dengan Urus, itu adalah mobil yang lebih serbaguna," kata Winkelmann ketika ditanya soal melestarikan mesin pembakaran internal.

Ia juga menambahkan, bahwa "Kami akan mencoba untuk mempertahankan hibrida mobil super sport setelah 2030, jika ini memungkinkan dalam hal homologasi dan aturan emisi, dan juga dengan melihat bahan bakar sintetis ... kami tidak harus memutuskan hari ini,".

“… Saya juga mengatakan bahwa itu tergantung pada apa yang diberikan teknologi kepada kita di masa depan dan apa yang, katakanlah, legislatif mengizinkan kita untuk melakukannya, dan ini adalah keseimbangan yang harus kita temukan,” tutupnya. 

Ikuti media sosial kita:
  • loading...
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset