Setel Musik Klasik, Bikin Daya Jangkau Mobil Listrik Lebih Jauh.

Otoloka.id- Sebuah risetyang dilakukan Kia UK dan otoritas terkemuka di bidang akustik, kebisingan, psikoakustik, dan ilmu suara menemukan, bahwa jenis musik yang diputar melalui sistem audio, dapat memengaruhi daya jangkau mobil listrik di dunia nyata.

Dalam studi tersebut, hasilnya adalah musik klasik dari Beethoven, dapat memengaruhi konsumsi daya mobil listrik, ketimbang musik dari genre lain, seperti pop ballad dari Adele, musik pop upbeat The Weeknd, dan hip hop besutan Kanye West.

Musik bergenre klasik, pop upbeat, hip-hop, dan bahkan pop ballad, dapat memengaruhi rentang jelajah pengendaraan mobil listrik, karena berefek dalam memengaruhi perilaku pengemudi dan gaya mengemudi.

Untuk melakukan studi tersebut, Kia menggunakan EV6, salah satu mobil listrik yang memenangi banyak penghargaan internasional. Pada varian teratasnya, mobil tersebut menyematkan speaker sebanyak 14 buah besutan Meridian, yang pastinya sangat enak untuk mendengarkan musik di dalam kabin.

Kia UK bekerja sama dengan Dr Duncan Williams, seorang dosen di Fakultas Sains, Teknik, dan Lingkungan Universitas Salford. Beliau juga mendirikan mendirikan WaveTrace, sebuah konsultan psikoakustik spesialis pelacakan biometrik dari respons manusia terhadap rangsangan suara dan musik.

Dalam melaksanakan studi tersebut, peserta yang belum pernah mengemudikan mobil listrik, diajak berkeliling menggunakan Kia EV6 untuk melewati rute yang ditentukan sejauh 28,9 kilometer. Selama berjalan, berbagai genre musik yang disebutkan di atas dimainkan.

Setiap peserta akan menggunakan alat bernama Empatica E4, yang digunakan untuk mengukur biometrik berdasarkan ubahan suhu kulit, ketahanan kulit, denyut volume darah, hingga perhitungan detak jantung.

"Apa yang kami temukan dari dua hari pengujian adalah bahwa musik benar-benar dapat memiliki pengaruh dramatis pada jarak mengemudi kendaraan listrik di dunia nyata," kata Dr Williams.

“Lagu yang berbeda menghasilkan aktivitas elektrodermal dan peningkatan volume darah yang berbeda untuk setiap peserta, Ini memiliki efek knock-on pada gaya mengemudi, dan pada akhirnya memengaruhi driving range Kia EV6 di dunia nyata,” tambahnya.

Jika hitungan konsumsi daya rata-rata, daya jangkau mobil listrik akan hilang sebanyak 25 persen di dunia nyata. Apabila Kia EV6 digunakan untuk berjalan sejauh 28,9 kilometer, maka daya listrik yang sebenarnya digunakan adalah 36,17 kilometer.

Mengacu dari hal tersebut, pengemudi yang mendengarkan Symphony No. 9 Beethoven berikut musik klasik lain, hanya kehilangan daya listrik sebesar 7,7 persen. Disusul musik pop up beat The Weeknd yang kehilangan daya 10,3 persen. Yang justru heran, pop ballad Adele, memakan daya listrik lebih banyak, yaitu sebesar 13,3 persen.

Ia lalu memaparkan, “Singkatnya: jika Anda ingin melangkah lebih jauh, dengarkan seperti Beethoven dan musik klasik santai lainnya; jika Anda tidak khawatir tentang jangkauan yang turun sedikit lebih cepat, tentu saja pasang beberapa trek tempo yang lebih tinggi.

Selain genre musik, beberapa faktor juga dapat mengubah daya jangkau mobil listrik di dunia nyata, termasuk perubahan cuaca dan suhu, kecepatan perjalanan, muatan kendaraan, dan penggunaan teknologi di dalam kabin.

Tapi yang jelas, penelitian yang dilakukan Kia dan WaveTrace menunjukkan bahwa musik dapat ditambahkan ke daftar daya jangkau mobil listrik. Karena pengemudi dipengaruhi oleh tempo, ketukan, dan dinamika berbagai lagu yang pada akhirnya membentuk gaya dan perilaku mengemudi di belakang kemudi. <IDR>

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!