Continental GT Speed, Generasi Terakhir Sportscar Bentley Bermesin W12

Otoloka.id- Pemerintah Inggris dan Eropa memang sedang gencar untuk membatasi peredaran kendaraan berbahan bakar internal pada 2030. Oleh karena itu, beberapa pabrikan otomotif hanya memiliki waktu yang terbatas ketika ingin menghadirkan lini produk bermesin pembakaran internal.

Namun, hal itu tak menyurutkan Bentley dalam menghadirkan lini produk mereka yang bermesin internal melalui lini produk Continental GT Speed. Mobil sport mewah tersebut memang memiliki emisi karbon yang banyak, karena berkubikasi mesin besar 5.950 cc.

Untuk mengakalinya, Bentley Continental GT Speed terbaru menggunakan sasis yang belum pernah dipakai pada generasi sebelumnya. Selain itu tenaga yang dihasilkan oleh mobil sport tersebut juga lebih rendah dibanding model lain, GT Supersports misalnya.

Selain penggunaan sasis terbaru yang memiliki bobot lebih ringan, Continental GT Speed juga menggunakan roda dan rem yang lebih besar, memiliki teknologi driveline yang lebih khusus sehingga mobil tersebut lebih lambat 0,1 detik ketimbang GT Supersports yang memakan waktu 3,5 detik saat dibawa melaju dari 0 sampai 100 km/jam.

Bentley Continental GT Speed terbaru diposisikan sebagai mobil mewah dua pintu terbaik di dunia, yang tak berkompromi pada kenyamanan, dan penyempurnaan dalam kegunaan saja. Mobil tersebut menjadi standar baru dalam kecepatan, dan dinamisme berkendara.

Untuk diketahui, Bentley Continental GT Speed terbaru menjadi mobil sport terakhir yang bermesin W12. Beberapa varian opsional yang dapat dipesan, menambah nilai koleksi pada mobil mewah tersebut.

Pabrikan tersebut kini mulai fokus untuk membangun mobil yang lebih ramah lingkungan lagi, contohnya seperti SUV besutan mereka yaitu Bentley Bentayga yang menggunakan powertrain hybrid yang sukses di pasaran, yang menyumbang penjualan sebanyak 40 persen di tahun ini.

Kesuksesan tersebut, menjadi pemicu Bentley untuk lebih banyak lagi menjual lini produk mereka dengan powertrain hybrid di tahun 2022. 

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!