OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Cukup 90 Detik, Baterai Kendaraan Listrik Ini Sudah Terisi Penuh
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Cukup 90 Detik, Baterai Kendaraan Listrik Ini Sudah Terisi Penuh

Dilihat 3986
EKO
25 Sep 2021, 00:58
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

baterai pengisian daya cepat

Otoloka.id- Semakin kesini, manusia semakin sibuk dengan urusannya, tak heran kalau apapun harus dibuat serba cepat. Ini bertujuan untuk mengimbangi mobilitas manusia yang semakin padat. Tak hanya ponsel dan laptop saja yang punya sistem pengisian daya cepat, kendaraan listrik pun menawarkan opsi yang sama.

Tetap  untuk kendaraan listrik saat ini, cepatnya pengisian daya masih terhitung dalam menit. Contohnya seperti Harley Davidson Live Wire yang membutuhkan waktu 40 menit untuk mengisi 80 persen baterai mereka. mobil listrik mewah Lucid Air yang mengklaim pengisian tercepat pun membutuhkan waktu 20 menit untuk menjelajah sejauh 482 kilo meter.

Pengembangan baterai berteknologi Lithium Karbon

Tetapi, ada perusahaan yang mengembangkan teknologi pengisian daya baterai ekstra cepat, yaitu Mahle Powertrain dan Allotrope Energy yang mengkalim dapat mengisi penuh baterai hanya dalam waktu 90 detik saja, alias 1,5 menit. Kedua perusahaan tersebut mempresentasikan hasil studinya pada gelaran Cenex Low Carbon Vehicle yang diadakan di Inggris pada 24 september 2021, seperti yang dikutip dari Autoevolution.com.

Menurut Mahle, pengisian daya super cepat ini adalah teknologi lithium karbon yang menggabungkan baterai lithium ion konvensional dengan keunggulan superkapasitor. Hasilnya, sel pengisian super cepat yang dapat mempertahankan kepadatan energi. Sel baterai ini juga tetap stabil pada suhu tinggi, dan tidak perlu pendinginan eksternal yang rumit.

Dapat didaur ulang dengan masa pakai lama

Selain itu, baterai berteknologi lithium karbon ini juga memiliki harapan hidup yang lebih lama dibanding dengan baterai konvensional, yaitu 100.000 kali masa pakai. Hebatnya lagi baterai ini dapat didaur ulang, sehingga tidak mencemari lingkungan.

Sebagai contoh, baterai lithium karbon mereka dipasang pada moped listrik pengantar pesanan yang mobilitasnya tinggi. Dengan mengisi daya hanya 90 detik pada tegangan 20 kWh, tidak banyak waktu yang terbuang hanya untuk menunggu selesai pengisian daya baterai moped tersebut.

Bayangkan jika moped tersebut menggunakan baterai konvensional yang berdaya 500 Wh yang punya daya jelajah 25 kilometer, untuk beberapa kali pengantaran saja, daya moped pasti akan habis, dan membutuhkan waktu untuk menunggu dayanya penuh.

Pengembangan teknologi yang dilakukan Mahle Powertrain dan Allotrope Energy merupakan inovasi yang sangat berguna untuk sekarang ini. Namun, langkah lebih lanjut yang akan dilakukan dua perusahaan ini masih belum ada, kita tunggu saja. 

Baca juga :

1. Spesifikasi Hyundai Staria

2. Kelebihan Toyta Aqua

3. Perbedaan Toyota New Alphard & Toyota Vellfire

4. Varian Mitsubishi New Pajero Sport

5. Review dan Harga Suzuki Ertiga

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya