• Home>
  • Berita>
  • Daihatsu Alami Kenaikan Penjualan Kendaraan Meski Pasar Turun 9%
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Daihatsu Alami Kenaikan Penjualan Kendaraan Meski Pasar Turun 9%

EKO
2022-05-20 12:30:00

Otoloka.id- Meski relaksasi pajak kendaraan barang mewah (PPnBM) berakhir pada April 2022, tetapi di bulan tersebut pasar otomotif Indonesia mencatat kenaikan sebesar 24% yaitu 320 ribu unit ketimbang tahun lalu sebesar 257 unit. Tetapi kalau dibandingkan dengan bulan Maret 2022, justru mengalami penurunan.

Pada bulan April 2022, terdapat penjualan sebanyak 81 ribu unit kendaraan. Sementara bulan sebelumnya, penjualan kendaraan mencapai 89 ribu unit. Hal ini berarti terjadi penurunan penjualan sebesar 9%.

“Ternyata, dengan berakhirnya relaksasi PPnBM berdampak signifikan pada penjualan kendaraan, sehingga pasar jadi turun. Selain itu, saat periode April mungkin karena libur lebih lama, hari kerja jadi lebih pendek yang membuat pabrik dan diler juga lebih pendek dalam memberikan layanan,” ungkap Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Hendrayadi juga menambahkan, bahwa penyebab penurunan penjualan kendaraan bulan April kemungkinan lantaran kebutuhan akan lebaran lebih tinggi, ketimbang kebutuhan akan kendaraan. Ini karena untuk mudik, membutuhkan biaya cukup tinggi.

Walau pada April 2022 terdapat penurunan penjualan kendaraan, namun  Daihatsu masih pertahankan posisinya sebagai nomor 2 penjualan otomotif nasional. Dengan catatan penjualan sebesar 62 ribu unit atau 41,8% bila dibandingkan penjualan tahun lalu di periode yang sama.

Dari segi pangsa pasar, pabrikan asal Jepang tersebut pada April 2022 juga mengalami kenaikan sebesar 2,4% menjadi 19,5%, dibanding tahun lalu dengan raihan 17,1%. Kenaikan pangsa pasar tersebut menjadi kenaikan tertinggi di banding merek otomotif lain selama periode berlangsung.

Dalam penjualan bulanan, segmen Low Cost Green Car (LCGC) yang masih mendapat diskon pajak barang mewah, ternyata berdampak positif bagi Daihatsu. Pada bulan April 2022, Ayla dan Sigra meraih penjualan 5.428 unit atau naik sebesar 13% dibanding Maret 2022 dengan penjualan sebanyak 4.811 unit.

“Kami bersyukur dapat tetap mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional hingga April 2022 ini. Semoga pasar otomotif tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, serta pelanggan juga dapat melakukan pembelian mobil Daihatsu di saat yang tepat seperti saat ini,” lanjut Hendrayadi.

Sebagaimana diketahui, saat ini secara makro ekonomi terdapat 4 isu terkini yang berdampak pada harga sebuah produk, termasuk kendaraan. Contohnya seperti kenaikan suku bunga, perang Rusia-Ukraina, kenaikan harga bahan baku dan komoditas, serta Tiongkok yang melakukan lockdown.

Pembatasan sosial di Tiongkok sebagai motor ekonomi global, berdampak pada melambatnya perekonomian dalam negeri mereka, menurunnya penjualan retail dan ekspor-impor, naiknya tingkat pengangguran, serta kelangkaan chip yang kemungkinan masih akan terjadi pada tahun ini.

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 1932
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset