• Home>
  • Berita>
  • Daihatsu: Diskon Besar Bukanlah Strategi Utama Saat Ini
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Daihatsu: Diskon Besar Bukanlah Strategi Utama Saat Ini

Dilihat 1203
Wahyu Nugroho
22 Jun 2020, 03:59
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id  - Daihatsu mengatakan dia tidak menurunkan harga di masa-masa sulit Pandemi Corona (Covid-19), melewati diskon promo besar besaran. Itu, kata mereka, tidak perlu karena jantung masalah saat ini ada di daya beli masyarakat, dan dealer juga akan sulit jika pelaksanaan kebijakan tersebut dijalankan.Hendrayadi Lastiyoso Pemasaran dan Divisi CR Kepala PT. Astra International - Daihatsu Sales Operation, mengatakan masalah harga kendaraan ke dealer periode slam pandemi tidak benar. kebijakan harga dan pengurangan saat ini tidak seperti itu seharusnya mekanisme nya. 

" Diskon diberikan pada saat ini masi diskon yang bersifat normal karena harus diberikan ke pasar mobil tidak banting hantam diturunkan. Jika pengurangan besar-besaran harga pasar pun masih turun terus. Jadi kita masih diskon selektif mengenai masalah ini. Amelia menambahkan disini bahwa pada kuartal kedua 2020, pertumbuhan ekonomi diperkirakan
akan berkurang dari 3,4 persen. Ini menunjukkan daya beli Indonesia pada saat pandemi tersebut jatuh cukup tinggi. "Kemarin Bahkan ada yang menulis tentang diskon, tetapi dalam kenyataannya pasar tidak akan naik."katanya

Baca jugaKomentar Daihatsu Soal Peluncuran Rocky di Indonesia

Alasan lainnya Daihatsu tidak memberikan diskon besar pada pandemi ini adalah untuk membantu dealer. kondisi bisnis Dealer, menurut Hendrayadi, serta menjadi sulit dan tidak maksimal."Mereka juga harus dirangkul dibantu bersama agar tetap sehat. Penjualan turun, tapi mereka masih membutuhkan dana harus melakukan pembiayaan OPEC-nya, Ini semua untuk kesehatan cabang astra demikian juga untuk dealer lain yang harus dirangkul besaran diskonnya.", katanya.

Hendrayadi serta Amelia kompak menjelaskan bahwa garda utama mereka dalam situasi yang sulit ini adalah rantai nilai bisnis (value chain) yang dimiliki oleh Grup Astra. Menurut Hendrayadi, beberapa dealer, leasing, maupun perusahaan asuransi dalam kelompok Astra sehingga lebih dapat diminta untuk dapat memberi kredit kompromi.

Sekadar informasi, leasing sekarang ketat karena risiko kredit macet dalam pembiayaan mobil lebih selama pandemi. Uang muka (pembayaran DP / Bawah) naik ke 40 persen."Karena rantai nilai Astra, kami memiliki database yang mampu untuk membeli dan yang memiliki pembayaran kapasitas. Ini adalah senjata utama Astra (pandemi), "kata Amelia. gra


  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya