DCVI, agen resmi truk Mercedes-Benz, Bidik Ibu Kota Baru Sebagai Pangsa Pasar

Otoloka.id- PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DVCI) sebagai agen pemegang merek truk Mercedes-Benz, menargetkan daerah-daerah pertambangan dan Ibu Kota Negara (Nusantara) sebagai pangsa pasar truk berat mereka. DCVI akan melengkapi jajaran produk untuk segmen mining dan construction.

“Saat ini, pangsa pasar kami yang paling besar di Indonesia ada tiga, yaitu construction, mining, dan logistic. Dan itu menjadi fokus kami untuk menghadirkan produk-produk baru yang sesuai dengan kebutuhan di tiga pasar tersebut,” ungkap Faustina, selaku Head of Product Management and Marketing PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI).

Ia juga menambahkan, bahwa truk-truk konstruksi akan berguna di Ibu Kota Negara baru (yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur) untuk mengangkut muatan konstruksi. Sementara lini produk mining memang dipercaya di pertambangan di timur Indonesia.

“Truk-truk mining, akan berguna di daerah timur Indonesia, karena banyak sekali tambang batubara di Kalimantan, apalagi saat ini eranya elektrifikasi yang membutuhkan nikel sebagai bahan baku baterai, dan itu berada di Sulawesi,” tambahnya saat ditemui di acara buka puasa bersama Daimler, 12 April 2022. 

Oleh karena itu, PT DVCI sudah menyiapkan 3 model baru dari 4 jajaran produk yang sudah ada untuk melengkapi truk Mercedes-Benz, dan akan dirilis pada Juni 2022. Tentunya, produk-produk baru tersebut juga sudah mendapat sertifikasi Euro 4, sebagai regulasi pemerintah yang berlaku untuk mesin diesel sejak awal April 2022.

Selain menyiapkan jajaran truk baru Mercedes-Benz, Perusahaan  juga menyiapkan layanan purnajual yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami sudah memiliki 16 authorized dealer di seluruh Indonesia, dan akan menambah dua lagi, satu di Kalimantan, dan satunya di Sulawesi. Jadi, totalnya ada 18 diler,” tambah Faustina.

Penambahan diler, juga dibarengi dengan percepatan pemenuhan kendaraan kepada konsumennya. PT DVCI juga menyiapkan pabrik perakitan secara completely knock-down (CKD) untuk setiap lini produk, yang dirakit di Wanaherang, Jawa Barat.

Apabila pangsa pasar sudah diperluas, produksi perakitan dipercepat secara CKD, dengan begitu truk Mercedes-Benz akan memiliki harga yang bersaing dengan produk kendaraan komersial berat lainnya di Indonesia. <IDR>

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!