OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Dampak Corona, Bentley dan Aston Martin Pecat 1.500 Karyawan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Dampak Corona, Bentley dan Aston Martin Pecat 1.500 Karyawan

Dilihat 777
Adit
8 Jun 2020, 08:17
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0


Otoloka.id - Dampak pandemi virus corona alias COVID-19 sangat masif terhadap ekonomi global. Di Industri otomotif, pabrikan mobil mewah dan supercar ikut terkena dampak. Di antaranya duo Britania Raya, Bentley dan Aston Martin.

Industri otomotif di Negeri Ratu Elizabeth sebenarnya sudah lebih dahulu terpaksa merumahkan banyak karyawan lewat McLaren. Pabrikan supercar seksi itu baru-baru ini merumahkan banyak karyawan demi menekan biaya operasional di tengah pandemi.

Aston Martin merumahkan 500 karyawan di tengah produksi mobil yang juga menurun imbas penjualan yang terjun bebas efek pandemi. Pabrikan yang bermarkas di Gaydon itu disebut memperkerjakan sekitar 2.600 pegawai secara global.

Selain pengurangan karyawan, Aston Martin juga memangkas bujet marketing dan travel. Penghematan besar-besaran ini diharapkan bisa memangkas biaya operasional tahunan pabrikan hingga US$47,8 juta.

Terdampak pandemi, angka penjualan Aston Martin turun hingga 31% dengan penurunan laba sekitar US$146 juta. Pabrikan juga telah melakukan restrukturisasi kepemimpinan dengan mengganti CEO Andy Palmer dengan eks-CEO AMG Mercedes, Tobias Moers. Palmer yang dikenal sebagai bekas orang penting di Nissan dan Infiniti sudah mengundurkan diri pada pekan lalu menyusul krisis perusahaan.

Setelah Aston Martin, Bentley menyusul. Bentley, yang berada di bawah bendera Volkswagen Group, baru-baru ini mengumumkan rencana merumahkan nyaris separuh pekerjanya sekitar 1.000 orang.

“Dengan prediksi penurunan laba yang cukup signifikan, Bentley mempercepat rencana peninjauan komperhensif terkait biaya dan struktur investasi. Dan sebagai opsi terakhir, sama seperti perusahaan lainnya, termasuk biaya sumber daya manusia dan strukturnya,” tulis Bentley dalam keterangan resminya seperti dilansir Carbuzz.

Pengumuman dilakukan lewat program voluntary release. Pemangkasan karyawan ini menjadi solusi darurat menyelamatkan finasial perusahaan untuk bisa survive di tengah anjloknya permintaan mobil selama pandemi Corona.

Selain itu pandemi yang juga belum berakhir hingga awal Juni ikut memaksa Bentley menunda program restrukturasi 'Beyond 100'. Ini merupakan rencana masa depan Bentley untuk satu abad ke depan. Saat ini pabrikan yang berbasis di Crewe itu sudah berusia 100 tahun.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya