• Home>
  • Berita>
  • Demi Pangkas Biaya Produksi, Mercedes-Benz Bakal Stop Produksi Mobil Manual
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Demi Pangkas Biaya Produksi, Mercedes-Benz Bakal Stop Produksi Mobil Manual

Dilihat 2217
Amanda
9 Okt 2020, 10:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Demi Pangkas Biaya Produksi, Mercedes-Benz Bakal Stop Produksi Mobil Manual

Otoloka.id - Semakin hari, mobil-mobil dengan transmisi manual semakin ditinggalkan. Hal tersebut terjadi lantaran kebanyakan orang lebih memilih menggunakan mobil matik yang dianggap lebih mudah jika dilihat dari pengoperasiannya. 

Melihat fenomena tersebut, kini beberapa pabrikan sudah mulai perlahan tidak lagi menawarkan transmisi manual pada jajaran produk mereka. Di segmen merek mobil mewah ada Lamborghini dan Ferrari yang sudah mulai enggan memproduksi mobil bertransmisi manual. Kini sepertinya, langkah mereka tersebut akan diikuti juga oleh Mercedes-Benz. 

Baca Juga : Mercedes-Benz Luncurkan E-Class LWB Facelift Khusus untuk Pasar China

Dilangsir dari Autocar, Kamis (8/10/2020), Kepala Operasi Litbang Mercedes-Benz, Markus Schaefer telah mengungkapkan strategi mereka dalam rangka mencatatkan pertumbuhan keuntungan khususnya di segmen mobil mewah. Dimana strategi tersebut mencangkup fokus mereka yang kini berubah ke arah kendaraan elektrifikasi, pengembangan software hingga memangkas biaya produksi. Sementara untuk pemangkasan biaya produksi tersebut, Mercedes-Benz telah berencana akan mengurangi produksi jajaran mobil bertransmisi manual mereka. 

Sebenarnya tak ada target waktu yang diberikan Mercedes-Benz dalam mengurangi produksi dari jajaran mobil manualnya tersebut. Namun diperkirakan Mercedes-Benz akan melakukan hal tersebut secara bertahap dengan mulai menawarkan mobil bertransmisi otomatis di setiap model-model terbarunya. Selain itu, pabrikan asal Jerman ini juga tak menyebutkan berapa banyak mobil bertransmisi manual yang akan mereka pangkas. 

Baca Juga : Mercedes-AMG GT 2021 Mendapat Lebih Banyak Tenaga, Ada Juga Edisi Stealth Baru

Strategi ini dilakukan Mercedes-Benz demi bisa mengurangi biaya operasional hingga 20 persen pada tahun 2025 mendatang. Tidak hanya menghentikan produksi mobil bertransmisi manual saja, namun Mercedes-Benz juga berencana akan memangkas sebanyak 20 persen dari biaya riset dan pengembangan pada periode yang sama. 

Memang beberapa tahun terakhir penjualan mobil bertransmisi manual turun drastis. Hal inipun yang menjadi pertibangan utama Mercedes-Benz dalam mengambil langkah untuk bisa mengurangi biaya operasional demi investasi mereka di masa depan. Apalagi jika melihat mobil listrik bertenaga baterai murni yang sudah menggunakan transmisi otomatis sebagai penggeraknya. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya