• Home>
  • Berita>
  • DFSK Pamerkan Gelora Electric di Indonesia Electric Motor Show 2021
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

DFSK Pamerkan Gelora Electric di Indonesia Electric Motor Show 2021

Dilihat 1123
Ismet
25 Nov 2021, 11:35
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id- Indonesia Electric Motor Show (IEMS) kembali digelar tahun ini di Kawasan Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan pada 24-26 November 2021. Acara ini berlangsung secara hybrid dan diadakan untuk mensosialisasikan teknologi kendaraan listrik yang ada di Indonesia.

Sejumlah produsen otomotif pun ikut meramaikan acara ini, termasuk DFSK. Pabrikan otomotif Tiongkok yang sudah memiliki pabrik lokal di Indonesia ini turut hadir untuk memamerkan teknologi produknya yang ramah lingkungan, efisien dan perawatan yang terjangkau,melalui DFSK Gelora E.

“DFSK sudah mengembangkan kendaraan listrik sejak lama dan ini sudah terwujud melalui kehadiran DFSK Gelora E yang ramah lingkungan, efisien, dan siap memenuhi berbagai kebutuhan. Kehadiran kedua kendaraan ini menjadi bentuk komitmen DFSK terhadap perkembangan industri otomotif yang mengarah kepada kendaraan tanpa emisi gas buang, sehingga bisa menghasilkan lingkungan yang lebih sehat dan segar,” ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi.

Baca juga : DFSK Gelar Program Year End Promo 2021, Bisa Nyicil Mobil Rp 79 Ribu Per Hari

Selain itu, kehadiran kedua kendaraan listrik ini menjadi bukti dukungan DFSK terhadap pemerintah yang sedang mendukung perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air. 

DFSK juga menunjukan dukungan nyata dengan sudah mulai memasarkan DFSK Gelora E yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan sektor usaha dan mendukung perputaran ekonomi secara berkelanjutan.

Spesifikasi DFSK Gelora E

DFSK Gelora E tersedia dalam model Minibus yang cocok untuk digunakan sebagai sarana transportasi wisatawan dengan dukungan kabin yang lega dan nyaman. 

Atau model blind van yang sangat tepat digunakan sebagai kendaraan angkutan barang atau logistik dengan panjang ruang bagasi hingga 2,63m dan mampu menampung banyak barang bawaan. 

Selain itu, DFSK Gelora E yang tidak memiliki mesin sehingga suasana kabin lebih senyap, dan tidak meninggalkan bau kurang sedap akibat pembakaran bahan bakar minyak (BBM).

DFSK Gelora E sangat mendukung bisnis melalui biaya operasional harian yang terbilang rendah dan sangat memungkinkan untuk meningkatkan margin keuntungan bisnis. 

Baik model minibus dan blind ban hanya membutuhkan biaya sekitar Rp200 per kilometer, dan angka yang ditawarkan ini lebih rendah hingga sepertiga dibandingkan dengan kendaraan komersial konvensional, sampai memberikan lebih banyak keuntungan dari segi biaya operasional.

Baca juga : DFSK Gelora E Diklaim Cocok Jadi Kendaraan Pariwisata, Ini Alasannya

Soal jarak tempuh pun tidak usah risau karena DFSK Gelora E memiliki jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle). 

Pengisian daya baterai juga mudah berkat sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A, atau fitur fast charging di mana kapasitas 20 - 80% hanya membutuhkan waktu 80 menit.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya