• Home>
  • Berita>
  • Disimak,Aturan Baru Kemenhub Tentang Transportasi, Apakah Masuk ke Jakarta Masih Perlu SIKM?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Disimak,Aturan Baru Kemenhub Tentang Transportasi, Apakah Masuk ke Jakarta Masih Perlu SIKM?

Dilihat 1381
Wahyu Nugroho
18 Jun 2020, 06:02
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Peringatan, Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan baru pada transportasi, Apakah benar yang mau pergi ke jakarta tidak perlu membutuhkan SIKM Jakarta ?

Departemen Perhubungan menerbitkan peraturan baru pada 8 Juni 2020 lalu. Aturan baru ini ditujukan terhadap Permenhub 41 2020.
Yang dibahas dari aturan baru ini adalah lingkup masyarakat untuk pergi dengan menggunakan kendaraaan.Terutama pada total maksimum penumpang di angkutan umum atau kendaraan pribadi.Hal itu dilontarkan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

"Dalam Permenhub No 18 (2020), kapasitas penumpang akan dibatasi maksimal 50 persen," katanya."Tapi sekarang (di Permenhub No. 41 tahun 2020) ada penambahan," kata Budi.Dilihat dari beberapa kelonggaran yang diterbitkan, banyak yang memberitahu bahwa sekarang pergi ke Jakarta enggak perlu menggunakan (SIKM).Sebagai tanggapan, Departemen Perhubungan berbicara langsung.Juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan terkait menghapus syarat SIKM yang diberlakukan Pemprov, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masi memberlakukan syarat tersebut.

Baca jugaAturan Transisi Jakarta ini Penjelasan Dishub

Sejauh ini, Pemprov DKI Jakarta masih tidak mencabut syarat SIKM."Jadi jika Anda memiliki kebingungan terkait di Jakarta sudah bebas atau tidak, itu pasti harus sehat dulu ya pastinya," kata Adita."Kedua saat SIKM DKI selalu menerapkan namanya di depan sebagai pengingat bahwa untuk ke jakarta tidak bisa asal masuk saja," katanya.

Adita mengatakan publikasi Permenhub Nomor 41 tahun 2020 adalah aturan baru untuk menghadapi masa transisi new normal.Dengan kata lain, kebiasaan masyarakat yang seperti dulu kembali produktif lagi, tetap berjauhan dengan wabah saat ini covid-19.Permenhub No 41 tahun 2020 membebankan sejumlah persyaratan bagi orang yang ingin perjalanan, terutama di luar kota.

Beberapa pemerintah daerah kemudian membuat persyaratan tertentu bagi seseorang untuk melakukan perjalanan.Misalnya, Pemprov DKI Jakarta memaksakan SIKM untuk sebagai syarat masuk jakarta. "Jelas bahwa kita harus mengikuti persyaratan dan saya pikir akses yang lebih mudah, baik secara online atau digital," kata Adita

Meskipun masyarakat kembali melakukan aktifitas normal, kita harus memastikan bahwa Covid-19 dari penyebaran tidak ke tahap yang lebih lanjut lagi. "Jadi, masih ada hal-hal yag harus dipenuhi dan diikuti oleh masyarakat selama pandemi belum selesai," katanya."Dan kita juga harus menyadari bahwa perjalanan harus aman," kata Adita.

Untuk informasi lebih lanjut, Kementerian Perhubungan mengeluarkan peraturan baru mengenai pembatasan jumlah penumpang di angkutan umum dan milik peroranganDalam Permenhub No 41 tahun 2020 batas yang ditetapkan untuk kereta penumpang, pesawat, kapal, kendaraan pribadi dan bus.Salah satunya adalah terkait dengan operasi kereta api jarak jauh akan dilakukan dalam tiga tahap.

Pertama, kereta api antarkota akan kembali melayanin penumpang dan dapat mengangkut penumpang hingga 70 persen dari total kapasitas. Setelah itu, jumlah penumpang akan bisa dinaikkan menjadi 80 persen dari total kapasitas, dari kedua tahap sampai terakhir.Sementara itu, KRL, kapasitas muatan akan meningkat menjadi maksimal 45 persen dari total kapasitas maksimum sebelumnya yang hanya dapat mengangkut 35persen.

Dengan ditambahnya kapasitas penumpang, maka pada tahap pertama, setiap gerbong kereta dapat membawa 74 penumpang yang kita tau bahwa aturan sebelum ini hanya membolehkan maksimal 60 penumpang.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya