• Home>
  • Berita>
  • Ford Kerja Sama dengan Redwood Materials dalam Merencanakan Daur Ulang Baterai
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ford Kerja Sama dengan Redwood Materials dalam Merencanakan Daur Ulang Baterai

Dilihat 4629
EKO
23 Sep 2021, 12:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

baterai kendaraan listrik

Otoloka.id- Pada 22 September kemarin, Ford mengumumkan bahwa mereka akan bergabung dengan Redwood Materials untuk mendaur ulang kemasan baterai. Kerja sama ini memberi keuntungan menyediakan bahan baku baru dari hasil mendaur ulang kemasan baterai lama.

Mengatasi ketersediaan dan biaya bahan baku

Dari kerja sama tersebut, merupakan suatu cara untuk mengatasi ketersediaan dan biaya bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi baterai kendaraan listrik.

“Ini akan membantu kami mengurangi ketergantungan mengimpor banyak bahan yang digunakan saat membuat baterai, dan kemudian akan mengurangi penambangan bahan mentah yang akan menjadi sangat penting di masa depan,” kata Lisa Drake, selaku Chief Operating Officer Ford seperti dikutip dari cnbc.com.

Dalam kesepakatan senilai 50 juta dollar tersebut, Redwood Materials nantinya akan mendaur ulang paket baterai yang akan diterima oleh Ford. Setelah itu, bahan baku yang telah didaur ulang kemudian dikirim lagi ke Ford dan digunakan untuk di kendaraan listrik berikutnya.

Pengguna kendaraan listrik akan meningkat

Bisa dikatakan, hal tersebut merupakan pilihan bijak. Pasalnya, menurut perusahaan riset LMC Automotive penjualan kendaraan listrik di Amerika diperkirakan akan melonjak dari sekitar 350.000 kendaraan di tahun ini, dan meningkat menjadi lebih dari satu juta kendaraan pada tahun 2025.

“Setidaknya kita perlu merencanakan untuk mencari tahu bagaimana kita dapat mendaur ulang dan membongkar baterai dengan jumlah yang sama secara efisien dan berkelanjutan.” Kata JB Straubel, selaku pendiri dan CEO Redwood Materials.

Melacak baterai bekas pakai merupakan tantangan

Tetapi, saat ini yang menjadi tantangan adalah melacak baterai kendaraan listrik bekas. Belum lagi, saat ini daur ulang baterai kendaraan listrik belum mendapat perhatian lebih di Amerika Serikat, karena sebagian besar kendaraan listrik yang sudah beredar, belum mencapai masa akhir baterainya. Tantangan tersebut akan dihadapi selama 10 tahun ke depan.

“Sangat mungkin bagi pembuat mobil untuk menjaga baterai itu sepanjang masa pakainya, dan membawanya ke pusat daur ulang,” kata Sam Jaffe, direktur pelaksana Cairn Energy Research Advisors.

Jaffe juga mengatakan, bahwa program daur ulang sedang berlangsung di Eropa karena pembuat mobil memiliki kewajiban hukum untuk menjamin baterai akan didaur ulang. Dan saat ini pabrikan Volkswagen dan Peugeot yang sedang melakukan program tersebut.

Apakah di Indonesia akan diadakan program yang sama nantinya?

Baca juga : 

Review dan Harga Suzuki Swift 2020

Perbandingan Toyota Sienta dan Honda HR-V

Perbandingan Toyota Avanza dan Nissan Livina

Pebandingan Toyota Avanza dan Toyota Rush

Perbandingan Toyota Avanza dan Kijang Innova

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya