• Home>
  • Berita>
  • Gaikindo Optimistis PPnBM Nol Persen Bisa Bangkitkan Industri Otomotif
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Gaikindo Optimistis PPnBM Nol Persen Bisa Bangkitkan Industri Otomotif

Dilihat 1574
Ismet
3 Mar 2021, 22:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

Otoloka.id - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) selaku organisasi yang menaungi pelaku industri otomotif Indonesia menyambut baik dua kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah terkait dengan industri kendaraan bermotor,

Dua kebijakan baru yang belum lama ini disahkan adalah PMK N0.20/PMK 010/2021 dan Kepmenperin No.169 Tahun 2021 yang keduanya memiliki garis besar bahwa pajak mewah dari sektor otomotif dengan klasifikasi tertentu akan mendapatkan insentif dari pemerintah.

Baca juga: Auto2000 Ungkap Harga Mobil Baru Toyota yang Kena PPnBM 0 Persen

Yohannes Nangoi selaku Ketua Umum Gaikindo menanggapi hal tersebut dengan baik. Dengan adanya dua regulasi baru akan memberikan dampak positif bagi industri otomotif Indonesia. Terlebih dengan situasi dan kondisi seperti ini, diharapkan bisa memberikan harapan baru untuk meningkatkan target industri otomotif.

“Kami sangat antusias menyambut kebijakan relaksasi PPnBM yang dikeluarkan Pemerintah, karena kami yakin kebijakan tersebut akan memberikan napas baru bagi industri otomotif yang belakangan ini mengalami tahun yang berat,” ujar Nangoi dalam keterangan resminya.

PPnBM Nol Persen Untuk Gairahkan Penjualan

Pulihnya penjualan kendaraan bermotor di Indonesia tentunya akan membantu bangkit kembalinya ekosistem industri kendaraan bermotor di Indonesia yang tahun 2020 terdampak cukup dalam akibat adanya Pandemi.

Di mana penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang biasanya mampu membukukan penjualan per bulan pada kisaran 90 ribu hingga 100 ribu unit. Turun cukup signifikan hingga hanya melakukan penjualan sebesar 3.700 unit di bulan Mei 2020.

Dengan diberlakukannya dua kebijakan baru dari Pemerintah sejak 1 Maret 2021 maka seluruh mata rantai industri kendaraan bermotor berupaya agar pemulihannya bisa lebih dipercepat, sehingga diharapkan penjualan kendaraan bermotor bisa mencapai 70 ribu hingga 80 ribu per bulan.

Baca juga: Relaksasi Pajak Daihatsu Rocky? ADM Akhirnya Angkat Bicara

Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo, yang juga adalah Vice President bagi PT. Krama Yudha mengungkapkan bahwa perbaikan sudah mulai terlihat sejak diberlakukannya kebijakan tersebut.

“Kami menerima info dari salah satu dealer resmi Mitsubishi bahwa dari perolehan pesanan sebelumnya sebanyak 5-6 unit per-hari, sejak diberlakukannya kebijakan PPnBM terjadi lonjakan yang signifikan, menjadi 25 unit per -hari, jadi menurut kami hal ini sangat positif,” ungkapnya.

Keberhasilan penjualan di bidang otomotif tentunya selalu disokong oleh pameran otomotif. Namun sayangnya sampai bulan ketiga pada 2021, akibat efek pandemi Covid-19 Gaikindo belum bisa menyelenggarakan pameran.

Beberapa langkah pun sempat dilakukan Gaikindo dengan memundurkan jadwal sampai akhir tahun 2020. Namun sayang karena kondisi belum memungkinkan, maka pameran diundur kembali pada waktu yang belum bisa dinformasikan.

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya