• Home>
  • Berita>
  • Gawat! Sistem Pengereman Otomatis Tesla Model 3 Gagal Berfungsi Saat Demo Di China
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Gawat! Sistem Pengereman Otomatis Tesla Model 3 Gagal Berfungsi Saat Demo Di China

Dilihat 1994
Agung Prabowo
24 Sep 2020, 10:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Gawat! Sistem Pengereman Otomatis Tesla Model3 Gagal Berfungsi Saat Demo Di China

Otoloka.id - Sistem kemudi otonom kini telah menjadi salah satu teknologi yang diandalkan oleh banyak pabrikan otomotif di dunia. Teknologi ini digadang-gadang dapat membuat pengemudi lebih sempurna dengan berbagai sensor dan radar yang terhubung dengan komputer yang ada dalam mobil. Salah satu yang menggunakan teknologi otonom adalah Autonomous Emergency Braking systems (AEB) atau sistem pengereman darurat otomatis yang kini menjadi standar safety di sejumlah merek otomotif dunia.

Tesla model 3 yang merupakan salah satu pelopor dari teknologi ini diketahui gagal melakukan demo di China. Dalam demo tersebut sitem pengereman darurat otomatis Tesla Model 3 gagal menjalankan fungsinya. Mobil ini terus melaju hingga menabrak boneka penjalan kali didepannya.  Secara teori, sistem pengereman darurat otomatis ini dibuat untuk bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Namun pada prakteknya, sistem pengereman darurat otomatis Tesla Model 3 masih belum berfungsi sesuai yang diharapkan. 

Baca Juga : Viral! Tesla Model 3 Dipaksa Terabas Banjir Setinggi Kap Mesin

Gawat! Sistem Pengereman Otomatis Tesla Model3 Gagal Berfungsi Saat Demo Di China

Di dalam video yang diunggah dalam akun twitter @StultusVox memperlihatkan Tesla Model 3 berwarna putih melaju sangat kencang dan tampaknya sensor dari Autonomous Emergency Braking systems tidak berfungsi dengan baik. Sensor tersebut tidak bisa membaca gerakan dari boneka penjalan kaki dan langsung menabraknya. 

Baca Juga : Modifikasi Tesla Model S Jadi Mobil Jenazah, Mewah ke Alam Barzah

Memang Tesla putih tersebut mengenali objek di depannya yang dibuktikan dengan tanda merah yang ditampilkan di layar. Namun sayangnya sensor tersebut terlambat untuk melihat objek boneka dan akhirnya menabraknya. Meski ini hanyalah demo, namun jika objek tersebut adalah orang, maka tidak menutup kemungkinan efeknya bisa mematikan.

Berdasarkan laporan dari American Automobile Association (AAA) menunjukan sejak 2019 lalu mobil yang melakukan pengujian serupa rata-rata gagal. Ini karena mobil tidak dapat mengurangi kecepatannya secara signifikan dan mengakibatkan mobil menabrak objek yang ada di depannya.

Dari hasil uji demo bisa disimpulkan jika fitur Autonomous Emergency Braking systems yang disematkan masih butuh banyak dilakukan pengembangan. Jujur saja, sepertinya kurang bijak jika Anda menyerahkan sepenuhnya kendali kemudi Anda pada sistem komputer meskipun telah di klaim kecanggihannya. Terkadang pada kondisi tertentu masih dibutuhkan peran manusia untuk menghindari kecelakaan. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya