• Home>
  • Berita>
  • Hatchback Listrik MG Mulai Menggoda Publik, Cocok Buat Indonesia
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Hatchback Listrik MG Mulai Menggoda Publik, Cocok Buat Indonesia

Dilihat 1842
Indra Dinata
5 Jan 2021, 15:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0


Otoloka.id - Morris Garage (MG) tak mau ketinggalan untuk bermain di segmen kendaraan elektrik. Terbaru,MG berencana untuk merilis hatchback listrik untuk memperkuat pasar mereka.

Hatchback listrik MG tersebut dibangun dari basis MG3 yang saat ini masih usung mesin bensin. Kehadiran produk terbaru itu diproyeksi bakal melengkapi varian MG3.

Adapun hatchback listrik MG itu diperkirakan bakal menggunakan mesin full elektrik, serta mengandalkan teknologi powertrain yang saat ini disematkan pada MG ZS elektrik.

Namun menurut informasi yang berkembang saat ini, baterai yang digunakan bakal memiliki kapasitas yang lebih kecil. Selain itu, output powertrain listriknya pun tak sebesar yang dimiliki oleh MG ZS.

Baca juga: Canggih, Robot Volkswagen Permudah Pengisian Mobil Listrik

Untuk diketahui, MG ZS listrik mampu menghasilkan tenaga sebesar 150 PS dengan torsi puncak 350 Nm. Torsi yang dihasilkan memang cukup besar, jika digunakan pada mobil berjenis hatchback tentunya bakal memikat konsumen.

Harga Hatchback Listrik MG Banderolnya Terjangkau

hatchback listrik MG

Membahas lebih jauh mengenai hatchback listrik MG, diperkirakan bakal memiliki banderol yang sangat terjangkau. Mengingat produk ini bakal bersaing dengan Honda e dan juga Mini Electric.

Diperkirakan harga hatchback listrik MG bakal ditawarkan dengan banderol 20.000 poundsterling atau sekira Rp 380 juta. Banderol itu cukup kompetitif, jika mengacu pada segmen mobil listrik.

Sebagai referensi, MG ZS listrik dibekali dengan baterai lithium-ion berkapasitas 44,5 kWh. Dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil ini mampu melaju sejauh 337 km.

Ketika proses pengujian yang dilakukan di Bangkok, Thailand mobil itu mampu melaju sejauh 235 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh. Untuk pengisian daya menggunakan MG Home Charger membutuhkan waktu 6,5 jam hingga baterai mencapai 80 persen. Sementara untuk pengisian fast charging hanya membutuhkan waktu 30 menit saja.

Baca juga: Toyota C+pod, Mobil Listrik Berbanderol Rp 200 Jutaan!

Tak hanya memiliki SUV, MG juga memiliki sebuah produk station wagon segmen C listrik EP yang dirilis di Thailand dengan banderol 988.000 baht. Mobil itu dibekali dengan baterai dengan kapasitas yang lebih besar, mencapai 50,3 kWh.

Alhasil dampaknya daya jelajah pun semakin jauh, mencapai 380 diklaim oleh NEDC. Pengisian baterai dari kosong hingga 80 persen menggunakan fast charging 50 kWh hanya membutuhkan waktu 40 menit saja.

Menyoal harga, Station Wagon listrik EP itu ditawarkan dengan paket pengisian daya rumah senilai 45.000 baht atau sekira Rp 459 juta. Banderol itu sudah meliputi garansi baterai hingga delapan tahun atau 180.000 km.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya