OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Honda Mulai Pikir-Pikir untuk Meluncurkan Mobil Baru
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Honda Mulai Pikir-Pikir untuk Meluncurkan Mobil Baru

Dilihat 893
Adrian Luis
13 Jul 2020, 08:37
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Pandemi virus corona (Covid-19) yang terjadi di Indonesia membuat sektor industri mobil merosot. Banyak peluncuran mobil baru atau penyegaran yang tertunda akibat kondisi ini. Jumlah peluncuran mobil baru di Indonesia pun bisa dihitung dengan jari. Hal ini dikarenakan banyak produsen otomotif yang tidak ingin mengambil resiko dengan kondisi seperti ini.

Tak terkecuali PT Honda Prospect Motor. Pabrikan otomotif asal Jepang ini harus memikirkan ulang terkait dan tidak ingin gegabah dalam merencanakan peluncuran model teranyar mereka di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang belum stabil.

Baca Juga : Pandemi, Mitsubishi Xpander AP4 Siap Jalani Uji Coba Perdana

"Sebelum melakukan Launching kita harus melihat kondisi parsar terlebih dahulu, terlebih koni pasar masih lemah dan cenderung mulai membaik, namun belum tau sampai kapan kondisi ini masih konsep step by step. Jadi kita belum tahu kondisi pasar" kata Yusak Billy selaku Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor. 

Bahkan daya beli yang rendah tidak akan berpengaruh banyak untuk peluncuran mobil Honda baru. Hal ini, meskipun ada model baru, tapi membeli kemungkinan kecil menjadi sasaran dari produsen.

Kondisi pasar yang belum pasti dan masih sulit untuk di prediksi sampai saat ini. Walaupun Honda telah memberikan laporan adanya peningkatan penjualan mereka pada bulan Juni 2020, namun itu belum bisa menunjukan bahwa penjualan sudah pulih. Saat ini, Honda lebih mengandalkan pada penjualan secara online. 

Baca Juga : 50 Persen Penjualan Mobil Honda Pada Bulan Juni Didampat Secara Online

Hal ini terbukti setengah dari total penjualan Honda di kontribusi dari penjualan secara online. Padahal sebelumnya angka penjualan online Honda hanya mencapai tiga persen. Indonesia Asosiasi Industri Otomotif (Gaikindo) juga telah menurunkan target penjualan selama masa 2020 1,05 juta unit menjadi 600 ribu unit.

"Pada dasarnya, fokus kami sekarang sendiri terus memberikan yang terbaik bagi konsumen dalam pembelian kendaraan lebih mudah dan pembelian lebih ringan, merawatnya juga mudah, yang merupakan fokus kami sekarang, Anda tidak bisa memprediksi kapan stabilitas pasar, "kata Billy.

Menurut Honda, Daihatsu sebelumnya disampaikan hal-hal serupa. Daihatsu Sirion bahkan terang-terangan dan Ayla menjadi mobil peluncuran terakhir pada tahun 2020. Menurut Daihatsu mobil baru Anda tidak selalu merangsang pasar lagi bersemangat lagi. Mengubah peluncuran mobil baru, Honda juga masih memutuskan keikutsertaannya dalam event internasional Gaikindo Indonesia Hall of the Automobile (GIIAS) tahun ini.

"GIIAS bersama-sama Gaikindo masih dibahas, seperti protokol, berdasarkan itu kita harus menyesuaikan partisipasi yang sama kami. Pada bulan Oktober belum tahu apa jenis pandemi lainnya," kata Billy.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya