• Home>
  • Berita>
  • Honda Tidak Berencana Stop Penjualan Civic Di Indonesia
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Honda Tidak Berencana Stop Penjualan Civic Di Indonesia

Dilihat 1407
Rangga
9 Jul 2020, 16:26
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Lahir di di negerinya sendiri yaitu Jepang tak menjamin suatu mobil bisa terus laris manis. Seperti Honda Civic yang terpaksa harus disuntuk mati atau tidak lagi diproduksi di rumahnya sendiri, Jepang. 

Ini adalah kedua kalinya Honda Civic harus di hentikan produksinya di Jepang. Sebelumnya produksi Civic pernah dihentika di Jepang pada 2010 dan kembali diproduksi pada 2017. 

Baca Juga : Honda Stop Produksi dan Penjualan Civic Sedan Di Jepang, Ini Sebabnya

Alasan utama pemberhentian produksi Honda Civic di Jepang diakibatkan karena Honda Civic sudah kurang laku. Tercatat pada periode 2019-2020 Honda hannya berhasil memjual Civic sejumlah 1.619 unit. Hal ini menunjukan Honda Civic tidak lagi menjadi daya tarik bagi warga Jepang. 

Selain itu, faktor lokal yang mempengaruhi lain yang mempengaruhi seperti kemacetan yang terjadi di kota-kota di Jepang, ruang parkir yang lebih sempit dan pendek sampai tingginya pajak untuk kendaraan yang berukuran besar. Karena itu, mobil-mobil berukuran keci lebih laku di Jepang.

Namun, Honda berkomitmen untuk menjual Civic Type-R dan merilis versi hathcbacknya. Kedua model ini akan langsung diimpor Honda Jepang langsung dari Britania Raya, Inggris.

Baca Juga : Next Honda Civic Type R 2022 Tidak Pakai Mesin Hybrid Lagi

Memang selera mobil yang di minati setiapp negara tidak bisa disamakan. Ada faktor lokal yang mempengaruhinya.

Tak seperti di Jepang, di Indonesia malah mobil jenis Low MPV lebih digandrungi konsumen. Mobil jenis Low MPV tak pernah absen dari list mobil terlaris di Tanah Air setiap tahunya. 

Namun tidak berarti model yang penjualannya tidak sebanyak Low MPV harus tersingkir dari pasar Indonesia. Misalnya Civic, Honda akan terus dijual di Indonesia.

"Suatu mobil di katakan laris atau tidak itu tergantung dari tempat masing-masing, namun jika permintaanya tidak ada ya mungkin harus di discontinue" kata Yusak Billy selaku Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor. 

Menurut Billy, penjualan Honda Civic di Indonesia masih memenuhi target yang di berikan Honda. Pihaknya belum memiliki rencana untuk menghentikan penjualan Honda Civic. 

"Sebelum pandemi, di Indonesia sendiri sedan empat pintu terjual sekitar 80-100 unit per bulan., sedangkan untuk Civic Hatcback sekitar 100-120 unit per bulan. Jadi rata-rata Honda Civic masih terjual 200 unit per bulannya. Belum ada rencana ya untuk menyetop Honda Civic di Indonesia" kata Billy. 

Di Indonesia, Honda menawarkan tiga tipe Covic yaitu Sedan Civic Turbo, Civic Hatchback RS, serta Civic Type-R. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya