• Home>
  • Berita>
  • Hyundai-KIA Kena Denda Rp 3 Triliun Akibat Telat Lakukan Recall
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Hyundai-KIA Kena Denda Rp 3 Triliun Akibat Telat Lakukan Recall

Dilihat 1777
Agung Prabowo
1 Des 2020, 11:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Hyundai-Kia recall

Otoloka.id - Mungkin Anda masih ingat dengan kasus recall yang melibatkan 1,6 juta unit mobil Hyundai dan KIA di Amerika yang terjadi pada tahun 2015-2017 lalu. Kini kasus tersebut telah selesai dengan putusan Hyundai Motors dan KIA Motors Amerika telah setuju atas hukuman denda sebesar $ 210 juta atau hampir Rp 3 triliun. 

Hukuman ini dijatuhkan oleh lembaga keselamatan jalan raya di Amerika Serikat, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Hukuman tersebut dijatuhkan karena Hyundai-KIA terlambat dalam melakukan recall kendaraan tepat waktu dan terkait pemberian laporan yang tidak akurat. 

Baca Juga : Hyundai, KIA & Genesis Bakal Gunakan Teknologi Nvidia Drive Pada 2022

Kasus ini bermula pada tahun 2015 lalu, dimana Hyundai melakukan recall terhadap 470 unit Hyundai Sonata produksi tahun 2011-2012 di AS. Dalam recall ini dikarenakan adanya pecahan logam atau residu dari pembuatan poros engkol yang dapat menimbulkan kerusakan pada komponen lain didalam mesin Theta II mobil tersebut.

Kala itu dalam laporan Hyundai terhadap NHTSA, menyatakan jika hanya model tahun tersebut saja yang terdampak recall. Sementara untuk unit produksi April 2012 seterusnya tidak perlu dilakukan penarikan. 

Hyundai-Kia recall

Namun nyatanya tak berapa lama jumlah tersebut langsung direvisi Hyundai dan bertambah menjadi 1,2 juta unit mobil yang harus di recall selama 18 bulan. Mobil tersebut terdiri dari Hyundai Sonata (2011-2014), Hyundai Santa Fe Sport (2013-2014), Kia Optima (2011-2014), Kia Sorento (2012-2014) dan Kia Sportage (2011-2013).

Melihat laporan yang kurang akurat dan waktu recall yang dianggap terlalu lama ini membuat pihak NHTSA harus melakukan investigasi lebih lanjut. Sekitar pertengahan tahun 2016 data tersebut kembali di analisis dan hasilnya ditemukan adanya peningkatan klaim garansi mesin oleh konsumen, baik untuk model bermesin Theta II ataupun mesin lainnya.

Baca Juga : 25.564 Unit Kona Electric di Recall, Ini Jawaban Hyundai Indonesia

Alhasil NHTSA menjatuhkan sanksi denda kepada kedua merek mobil asal Korea Selatan ini dengan total sebesar $ 210 juta dengan rincian $ 140 juta untuk Hyundai, sementara $ 70 juta untuk KIA. Selain itu, NHTSA juga mewajibkan Hyundai-KIA untuk membangun laboratorium pengujian dan lapangan inspeksi keselamatan di Amerika Serikat. Tak hanya itu, mereka juga diharuskan menerapkan sistem TI baru yang bertugas untuk menganalisis data keselamatan dengan lebih baik dan dapat mengidentifikasi kemungkinan adanya masalah keselamatan. 

Akhirnya Hyundai-KIA menyatakan bersalah serta setuju dengan seluruh sanksi dan kasuspun dinyatakan selesai. Meski begitu kedua merek ini masih tetap diawasi oleh NHTSA untuk beberapa tahun kedepan.  

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya