• Home>
  • Berita>
  • Imbas Penyerangan ke Ukraina, Beberapa Produsen Menangguhkan Penjualan Kendaraan ke Rusia
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Imbas Penyerangan ke Ukraina, Beberapa Produsen Menangguhkan Penjualan Kendaraan ke Rusia

EKO
2022-03-01 22:02:00

Otoloka.id- Penyerangan yang dilakukan Rusia ke Ukraina makin berbuntut panjang, negara tirai besi tersebut kini mendapat sanksi perdagangan yang akhirnya membuat banyak produsen otomotif menangguhkan penjualannya.

Setelah sanksi diberikan, pabrikan asal Swedia Volvo menjadi yang pertama menangguhkan penjualan kendaraan penumpang dan kendaraan beratnya ke Rusia. Selain alasan sanksi perdagangan, Volvo juga menunda penjualan lantaran potensi resiko yang akan ditimbulkan.

Mengutip dari reuters.com, perusahaan tersebut hanya memberikan penjelasan, “Volvo Cars tidak akan mengirimkan mobil apapun ke pasar Rusia sampai pemberitahuan lebih lanjut,”

Padahal, perusahaan tersebut mendapat keuntungan penjualan total sebesar 3 persen di pasar Rusia, dan mereka juga memiliki pabrik perakitan untuk kendaraan berat Volvo dan Renault di wilayah Kaluga.

Dengan pengenaan sanksi perdagangan untuk Rusia, pabrik tersebut terpaksa berhenti beroperasi. "Kami sekarang memiliki sedikit kejelasan tentang sanksi dan keamanan di kawasan itu ... Ini berarti semua operasi di Rusia berakhir." Kata salah satu juru bicara perusahaan.

Selain Volvo, pabrikan lain seperti Daimler AG juga memiliki fasilitas perakitan dan penjualan di Rusia. Apalagi, perusahaan tersebut juga memasok komponen untuk produsen lokal Kamaz. Meski Daimler memasok untuk suku cadang kendaraan komersial, namun perusahaan itu memilih untuk menangguhkan kiriman pasokan.

Sementara pabrikan asal Jepang Mitsubishi juga menghentikan sementara penjualan kendaraan ke Rusia. Ini lantaran Jepang bergabung dengan Amerika Serikat dan negara lainnya untuk memberikan sanksi perdagangan untuk Rusia. Penghentian penjualan Mitsubishi merata di 141 dilernya yang ada di Rusia.


Perwakilan dari Amerika Serikat yaitu General Motors (GM) juga menangguhkan penjualan mereka ke Rusia. Buntut lain dari invasi Rusia ke Ukraina adalah sulitnya suku cadang yang dihentikan pasokannya, walaupun di Rusia GM tidak memiliki pabrik perakitan.

"Karena sejumlah faktor eksternal, termasuk masalah rantai pasokan dan hal-hal lain di luar kendali perusahaan."papar juru bicara General Motor George Svigos.

Ia menambahkan, bahwa "Kami bekerja secara real time melalui implikasi untuk operasi kami dari sanksi yang diumumkan minggu ini. Kami terus memantau perkembangan dan mengambil tindakan untuk menerapkan strategi mitigasi yang sesuai."

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 1909
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset