OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • India Mulai Menerapkan Regulasi Kendaraan Ramah Lingkungan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

India Mulai Menerapkan Regulasi Kendaraan Ramah Lingkungan

Dilihat 2162
EKO
6 Okt 2021, 18:22
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

suasana lalu lintas di india

Otoloka.id- India saat ini menduduki peringkat ketiga untuk pengguna kendaraan di dunia. Hal ini wajar saja mengingat India juga menjadi negara kedua dengan populasi terbanyak di dunia. Alhasil saat ini mayoritas kendaraan di India berbahan bakar fosil yang membuat mereka harus mengimpor sebanyak 70 persen bahan bakar dari luar India.

Menteri Transportasi India, Nitin Gadkari pun membuat kebijakan, yang isinya mempromosikan penggunaan kendaraan tanpa emisi seperti mobil listrik, dan memperketat norma emisi untuk memenuhi target pengurangan karbon.

"Tujuannya adalah untuk secara bertahap beralih ke bahan bakar, yang merupakan pengganti impor, hemat biaya dan bebas polusi, termasuk biofuel, campuran etanol serta EV hybrid dan sel bahan bakar hidrogen,” kata Gadkari, seperti yang dikutip dari Reuters.com pada 4 Oktober 2021.

Sebenarnya, pemerintah India punya program yang mendorong para produsen otomotif di negaranya untuk memakai bahan bakar yang lebih bersih, dan menerapkan norma efisiensi bahan bakar yang lebih ketat melalui Corporate Average Fuel Efficiency (CAFE) yang mulai ditargetkan pada tahun 2022.

menteri transportasi india

"Pemerintah tegas pada aturan CAFE, di mana produsen mobil diharuskan menjaga rata-rata emisi CO2 di bawah 130 gram per kilometer hingga 2022 dan di bawah 120 gram per kilometer setelahnya," tambah Nitin Gadkari.

Target Kendaraan Listrik India di 2030

Selain itu, India menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 33% -35% pada tahun 2030 sebagai bagian dari komitmennya di bawah Perjanjian Iklim Paris yang membahas mengenai cara mengatasi pemanasan global. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, India perlu suntikan insentif dari negara-negara kaya.

Komentar Gadkari tersebut muncul menjelang COP26 atau Konferensi Perubahan Iklim PBB yang akan digelar November 2021 nanti. Sebelumnya, pada 2009 silam negara-negara kaya berjanji akan memberikan bantuan sebesar 100 miliar Dollar per tahun ke negara berkembang untuk membantu mengurangi kenaikan suhu global, namun belum terealisasi.

Nantinya jika mendapat suntikan insentif, India akan menargetkan di tahun 2030, setiap penjualan mobil 30 persennya mobil bertenaga listrik. Hal senada juga berlaku untuk sepeda motor, yang presentasenya ditingkatkan menjadi 40 persen.

Selain menambah presentase jumlah kendaraan listrik, India juga akan mewajibkan penggunaan bahan bakar fleksibel, yaitu bahan bakar yang berasal dari campuran bensin dan etanol yang ditargetkan pada 2025 nanti. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya