• Home>
  • Berita>
  • Ini Komentar Menhub Mengenai DFSK Gelora E
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Ini Komentar Menhub Mengenai DFSK Gelora E

Dilihat 7301
Deni Ferlindungan
20 Apr 2021, 23:56
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - DFSK Gelora E resmi dipasarkan di Indonesia, bersamaan dengan digelarnya ajang IIMS Hybrid 2021. Kehadiran produk ini ternyata mampu menarik perhatian berbagai pihak, mulai dari masyarakat, perusahaan, hingga Kementerian.

Salah satu diantaranya adalah Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi. Yuph, Menhub sempat menjajal langsung teknologi yang ditawarkan DFSK Gelora E yang merupakan kendaraan komersial ringan bertenaga listrik pertama di Tanah Air.

Baca juga: Menakar Kemampuan DFSK Gelora E Menunjang Usaha di Indonesia

Budi Karya Sumadi melihat secara langsung DFSK Gelora E di Area Parkir Stasiun Bekasi Timur dalam acara Sosialisasi Kendaraan Listrik bersama jajaran manajemen DFSK pada Minggu (18/4/2021). Beliau melihat bahwa kehadiran DFSK Gelora E akan banyak berkontribusi bagi perekonomian Indonesia, karena berkesempatan mengambil banyak peran di tengah-tengah masyarakat.

"Kendaraan ini cocok untuk feeder bus, shuttle bus bandara dan stasiun kereta api. Kendaraan ini juga bisa di pakai di kota-kota lain di Indonesia," ujar Budi Karya Sumadi.

Oleh sebab itu, Menhub berharap DFSK Gelora bisa memiliki harga yang terjangkau, agar masyarakat bisa dengan mudah memilikinya dan bisa digunakan untuk meningkatkan usaha masyarakat di Indonesia.

“Semoga ini bisa segera diproduksi di Indonesia dan memiliki TKDN yang tinggi,” tegas Budi Karya Sumadi.

DFSK Gelora E Bisa Jadi Solusi Menunjang Usaha Masyarakat di Indonesia

Menanggapi komentar Menhub, Sales & Marketing Director PT Sokonindo Automobile, Rifin Tanuwijaya, menilai semangat dan harapan Menteri Perhubungan sejalan dengan rencana DFSK dalam menghadirkan kendaraan-kendaraan terbaik yang cocok bagi mobilitas masyarakat dengan harga yang terjangkau.

DFSK Gelora E sengaja dihadirkan sebagai solusi di segmen kendaraan komersial ringan melalui kendaraan yang efisien, ramah lingkungan, berdaya saing tinggi, dan tentunya bisa lebih terjangkau bagi masyarakat nantinya.

Semangat All For Customer yang diusung oleh DFSK kami implementasikan melalui kehadiran kendaraan-kendaraan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Kami tentu berharap teknologi canggih dan modern yang dimiliki DFSK bisa dirasakan oleh masyarakat luas, termasuk DFSK Gelora E yang 100 persen ditenagai listrik dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Baca juga: 3 Alasan DFSK Gelora E Cocok Untuk Menunjang Kebutuhan Usaha

Sekadar informasi, bagi konsumen yang tertarik dengan DFSK Gelora E bisa melakukan pembelian melalui sistem pre-order. Tersedia dua varian DFSK Gelora E yakni Blind Van dan Minibus.

Khusus untuk Gelora E Minibus ditawarkan dengan banderol sekira Rp 510 juta hingga Rp 520 juta dan model blind van dengan harga Rp 480 juta sampai Rp 490 juta selama Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang berlangsung mulai 15 hingga 25 April 2021.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • DFSK Gelora
    DFSK Gelora
    DFSK Gelora
    Angsuran mulai dari:Rp 3,06 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya