OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Keluar Kota Pakai Mobil Listrik, Hyundai Sudah Siapkan 100 Charging Station
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Keluar Kota Pakai Mobil Listrik, Hyundai Sudah Siapkan 100 Charging Station

Dilihat 410
Danang
13 Okt 2021, 18:24
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

charging station mobil listrik hyundai
Otoloka.id - Mobil listrik di jalanan Indonesia memang belum banyak, pionirnya adalah Hyundai dengan dua mobil listrik yang hadir di Indonesia sejak tahun lalu. PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) tidak hanya fokus jualan saja, tapi juga menyiapkan infrastruktur mobil listrik seperti penyediaan charging station.

Saat ini HMID sudah memiliki lebih dari 100 unit charging station yang tersebar dari Banten hingga Bali. Paling utama adalah di tiap-tiap dealer mereka sudah tersedia charging station yang bisa digunakan oleh mobil listrik apapun tidak hanya mobil Hyundai saja.

"Sekarang ini kita sudah ada 53 dealer dan tiap-tiap dealer itu sudah ada charging stationnya. Ada yang satu ada yang dua, tergantung luas area parkir dealer itu sendiri. Kita juga membolehkan mobil listrik merek apapun untuk mengisi daya baterainya di dealer kita," ujar Makmur selaku COO dari PT HMID di Bintaro, Senin (11/10/2021).

Makmur menjelaskan juga asal jenis chargernya sama maka boleh-boleh saja isi di dealer Hyundai. Mobil Hyundai sendiri menggunakan sistem “Type 2” dan “CCS2”, jadi selama sama jenis colokannya maka bisa digunakan.

"Pada dasarnya selama soketnya sama, silakan saja. Jenis yang kita pakai itu mirip-mirip dengan mobil listrik Amerika Serikat, China, dan Korea," tambahnya.

Baca juga: Simak Beberapa Kelebihan Mobil Listrik yang Patut Dipertimbangkan

hyundai ioniq electric

Bisa Gas Jakarta ke Bali

Selain charging station di dealer, PT HMID juga bekerjasama dengan PLN untuk menyiapkan charging station di Jawa Bali. Menurut Makmur sekarang ini Hyundai sudah ada lebih dari 100 unit SPKLU yang tersebar dari Banten hingga Bali.

"Selain di dealer, kami tambahkan lagi charging station dari Banten sampai Bali, itu kita letakan di mal, restoran, cafe, convention, hotel, dan rest area," jelas Makmur.

Dengan kata lain jika Anda ingin melakukan perjalanan road trip dari Jakarta sampai Bali dengan mobil listrik maka sudah bisa dilakukan. 

Hanya saja Makmur mengingatkan pentingnya melakukan pengaturan waktu. Karena mobil listrik Hyundai ini punya jarak tempuh sekitar 300-an km, jadi sebelum mencapai jarak itu sebaiknya mengisi daya baterai dulu.

Baca juga: Inilah Daftar Harga Mobil Elektrifikasi di Indonesia

"Jadi orang menggunakan EV mau melakukan perjalanan Jakarta-Bali tidak masalah, tinggal travel management atau pengaturan waktunya saja. Mobil Hyundai kami punya jarak tempuh di atas 300 km, misal jalan dari Jakarta-Tegal itu sekitar 300 km, tapi di Cirebon kita punya yang DC isi 50 menit full. Nanti isi lagi di km 300-an kita ada lagi, lalu km 589 ada lagi, jadi aman sampai Bali," bebernya.


Ada yang mau mencoba road trip pakai mobil listrik Jakarta sampai Bali? 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya