• Home>
  • Berita>
  • Kualitas Bensin di Australia Jelek, Mazda Belum Mau Hadirkan Mesin Teknologi Terbarunya
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Kualitas Bensin di Australia Jelek, Mazda Belum Mau Hadirkan Mesin Teknologi Terbarunya

EKO
2022-02-22 00:06:00

Otoloka.id- Produsen asal Jepang Mazda, baru-baru ini belum mau mengadopsi teknologi mesin terbarunya untuk pasar Australia. Mesin Skyactiv X generasi terbaru itu belum mampir ke Australia lantaran negeri kangguru tersebut punya kualitas bensin yang kurang baik.

Menangapi hal tersebut, kepala pemasaran Mazda Australia Alastair Doak berujar, bahwa “Saya pikir pada akhirnya bermuara pada standar dan kualitas bahan bakar – itulah perbedaannya,”, seperti yang dikutip dari carexpert.com.au.

Model yang dijual di Australia, saat ini masih menggunakan mesin Skyactiv generasi lama yang bernama X20. Mesin hybrid tersebut menggunakan gabungan dua tenaga, yaitu mesin bensin 2.0 liter dengan sokongan motor listrik 24 volt. Keluaran tenaganya 177 daya kuda dengan torsi 224 Nm.

Mesin tersebut jelas berbeda dengan pasar di negara lain seperti Eropa, Inggris dan Jepang, di mana model yang dijual menggunakan mesin Skyactiv X, yang memiliki keluaran tenaga sebesar 188 daya kuda dengan torsi mencapai 240 Nm.

Penggunaan mesin generasi baru tersebut pada model CX-30 dan Mazda 3, jelas meningkatkan efisiensi dan kinerja, karena terdapat peningkatan daya jelajah sejauh 1 kilometer, dan memiliki kemampuan untuk mengurangi emisi sebesar 11 g/km.

Meski menggunakan mesin generasi lama, namun Skyactiv X merupakan mesin yang masih aneh untuk digunakan di Australia. Pasalnya mesin tersebut membutuhkan bensin dengan spesifikasi RON 95 untuk beroperasi.

Untuk bensin sekelas premium tanpa timbal di Australia, memiliki batas maksimum kandungan sulfur 50 ppm. Sementara RON 91 punya spesifikasi maksimal kandungan sulfur sebanyak 150 ppm. Lain halnya dengan Eropa, China, dan Amerika Serikat yang membatasi kandungan sulfurnya sebesar 10 ppm saja.

Managing Director Mazda Australia, Vinesh Bhindi mengatakan, dengan menyelaraskan standar bahan bakar yang sudah digunakan di Eropa, akan menawarkan peluang bagi Mazda dan produsen otomotif lain untuk menghadirkan mesin terbersih dan paling efisien.

“Kualitas bahan bakar [di Australia] harus ditingkatkan,” kata Bhindi. “Saya pikir ini akan membuka banyak peluang, tidak hanya bagi kami tetapi juga untuk merek lain, untuk mendapatkan teknologi yang lebih baru dan lebih baik.”

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 1695
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset