• Home>
  • Berita>
  • Kurang Pasokan Suku Cadang, Produksi Honda Civic Type R Terpaksa Terhenti
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Kurang Pasokan Suku Cadang, Produksi Honda Civic Type R Terpaksa Terhenti

Dilihat 2156
Nanang Nurmawan
10 Des 2020, 17:06
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Saat ini Honda sedang menghadapi kesulitan, hingga terpaksa harus menghentikan produksi dari Honda Civic Type R yang dilakukan di pabrik yang berada dai Swindon, Inggris. Selain pandemi COVID-19, persiapan untuk Brexit juga menjadi salah satu penyebabnya. 

Dilangsir dari laman autonews, salah satu juru bicara Honda mengungkapkan mulai Rabu (9/12) mereka tidak mengoperasikan salah satu fasilitas produksinya yang berada di Swindon, Inggris. Penutupan pabrik ini dilakukan, lantaran pengiriman dari suku cadang yang tertunda. Meski begitu, produsen asal Jepang ini berjanji akan memulai kembali produksinya secepat mungkin. 

Keterlambatan pengiriman ini diakibatkan karena pelabuhan yang berada di Felixstowe, Inggris, yang merupakan tempat Honda mendapatkan pasokan dari Asia saat ini mengalami kendala karena kesibukan yang kerap terjadi setiap menjelang Natal. Tak hanya itu, saat ini Honda juga berencana menyiapkan banyak suku cadang sebelum transisi Brexit yang akan berakhir 1 Januari mendatang.

Baca Juga : 100 Unit Honda Civic Type R Limited Edition Ludes dalam 4 Menit

Diketahui Honda memiliki sistem produksi dimana suku cadang dari pemasok akan langsung masuk ke pabrik dan dipasang pada rangka mobil yang sedang berjalan di jalur perakitan. Jadi jika ada satu saja komponen yang hilang, tentu akan menghentikan jalannya perakitan. Untuk itu agar produksi bisa berjalan secepatnya, saat ini Honda sedang mempertimbangkan untuk melakukan pengiriman beberapa bagian penting melalui jalur udara.

Sebagai Informasi, fasilitas produksi Honda di Swindon, Inggris ini berjarak 130 km atau 80 mil di timur kota London. Pabrik ini telah menghasilkan sekitar 110.000 unit kendaraan di tahun 2019 lalu. Namun sayangnya sebagai bentuk dari restrukturisasi global perusahaan, pabrik Honda tersebut akan di tutup secara permanen mulai tahun depan. 

Ternyata kendala produksi ini bukanlah di alami oleh Honda saja. Namun juga dialami oleh merek mobil mewah asal Inggris, Bentley. Diketahui saat ini Bentley juga telah mempersiapkan pesawat kargo untuk mengangkut badan kendaraan, mesin atau bagian lainnya agar produksi tetap berjalan. 

Baca Juga : Cuma ada 20 Unit, Honda Australia Jual Civic Type R 2021 Limited Edition Lewat Undian

Masa depan industri otomotif di Inggris mungkin akan berakhir buruk jika pemerintah Inggris gagal mencapai kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dengan Uni Eropa. Diketahui dalam waktu dekat Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson sudah dijadwalkan untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen untuk bisa mendatangkan kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Jika tidak menghasilkan suatu kesepakatan antara Inggris dan Uni Eropa tentu hal ini akan mengakibatkan kerugian bagi produsen otomotif. Sebab, Uni Eropa akan menerapkan bea masuk sebesar 10 persen pada setiap mobil yang masuk dan pungutan sebesar 4 persen yang akan dikenakan untuk suku cadang. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya