Kurangi Resiko Kecelakaan, Hino Bangun Fasilitas Penunjang Keselamatan Berkendara.

Otoloka.id- Kecelakaan memang mengintai siapa saja, di darat, laut, dan udara pasti ada saja kecelakaan. Namun, merujuk data dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), kasus kecelakaan yang terjadi paling banyak dialami oleh transportasi darat.

Kendaraan berat seperti truk dan bus, merupakan alat transportasi darat yang bisa saja mengalami kecelakaan. Salah satu penyumbang kecelakaan yang melibatkan truk adalah rem blong, kata Ahmad Wildan, selaku Senior Investigator KNKT.

Sementara penyumbang terbesar kecelakaan yang melibatkan bus, adalah masalah blind spot. Beliau juga bilang, bahwa “terjadi kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta sebanyak 1.000 kasus pada Januari sampai November 2021, itu terkait blind spot. Kecelakaan truk di tol juga masalah blind spot,”

Karena kecelakaan memang hal yang tak bisa dihindari, namun resikonya bisa ditekan, Hino belum lama ini meresmikan fasilitas yang bernama Hino Total Support Customer Center (HTSCC), di lingkungan pabrik mereka yang berada di Purwakarta, Jawa Barat (27/1).

“HTSCC kami dirikan sebagai pusat pelatihan mengemudi, untuk keselamatan berkendara, dan telah disertifikasi dengan memberikan lisensi sertifikasi kompetensi kerja,” ungkap Masato Uchida, selaku Presiden Direktur PT Hino Motors Sales Indonesia.

Dalam fasilitas tersebut, berisi beberapa pelatihan teori maupun praktek yang menunjang keselamatan berkendara. Seperti pelatihan pengecekan kendaraan sebelum melakukan perjalanan, serta pelatihan bagaimana mengemudi kendaraan berat dengan benar dan terampil.

Nantinya, setiap peserta yang melakukan pelatihan tersebut akan mendapat sertifikat profesi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Lembaga tersebut juga bertugas dalam memberikan kurikulum terkait cara mengemudi yang baik dan benar.

“Dalam mengemudi yang baik dan benar, diperlukan Skill. Knowledge, dan Attitude. Kami menyediakan itu semua bersama Hino untuk menjadikan peserta yang mengikuti pelatihan di HTSCC, sebagai duta keselamatan berkendara,” ungkap Kunjung Masehat, selaku Ketua BNSP.

Beliau menambahkan, bahwa nantinya pengemudi yang telah mendapat sertifikat profesi, akan bisa menularkan pengetahuannya terkait keselamatan berkendara kepada rekan-rekannya sesama pengemudi kendaraan berat.

Memang, HTSCC merupakan salah satu program purna jual dari Hino Indonesia utuk para pelanggannya, seperti P.O bus, perusahaan ekspedisi, dan perusahaan terkait dengan kendaraan alat berat lainnya.

Selain itu, Hino juga membuat program lain terkait keselamatan berkendara melalui Hino Telematics Safety Driving Competition (HTSDC), yang digelar secara online. Kompetisi tersebut memanfaatkan fitur canggih Hino Connect yang mampu merekam semua perilaku pengemudi dalam menjalankan kendaraan untuk mendapat nilai atau skor. 

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!