OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Lamborghini Menghadirkan lagi Prototipe Asli Countach LP500
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Lamborghini Menghadirkan lagi Prototipe Asli Countach LP500

Dilihat 1564
EKO
7 Okt 2021, 19:08
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

prototipe lambo countach lp500

Otoloka.id-  Lamborghini Countach memang menjadi salah satu model dari pabrikan asal Italia yang melegenda. Model yang diproduksi sejak tahun 1974 sampai 1990 ini telah terjual sebanyak 1.983 unit. Tak heran, pada Agustus lalu Lamborghini juga menghadirkan regenerasi Countach yang mengambil basis dari Lamborghini Sian FKP 37.

Hadir sebagai penerus dari Miura, model prototipe Lamborghini Countach saat itu hadir dalam gelaran Geneva Auto Show di tahun 1971. Kehadirannya saat itu sangat mengejutkan pengunjung karena desainnya yang kaku meruncing, seperti baji.

Namun sayang, model prototipe dengan kode LP 500 tersebut hancur selama proses pengembangan dan uji coba tabrakan. Akhirnya, mobil prototipe Lamborghini Countach tersebut hilang tinggal sejarah.

Merasa hal tersebut harus dilestarikan, pada tahun 2017 silam seorang kolektor terkemuka otomotif yang enggan disebutkan namanya berpendapat, apakah mungkin untuk menghadirkan kembali replika prototipe LP 500.

Baca juga: Lamborghini Pamerkan Generasi Terakhir Aventador di Goodwood Festival

lamborghini countach

Seperti yang dikutip dari motortrend.com, berdasar dari wacana kolektor tersebut, akhirnya tahun ini Polo Storico yang menjadi spesialis restorasi Lamborghini, merekonstruksi kembali prototipe Countach LP 500 yang dikenalkan pada tahun 1971 silam.

Beruntung, karena hanya mobil prototipenya saja yang hancur, tetapi beberapa dokumen mengenai Lamborghini Countach LP 500 masih tersimpan. 

Hanya saja, untuk menghasilkan salinan tersebut, tim pengembang membutuhkan waktu berbulan-bulan, karena selain dokumen, mereka melakukan analisis mendalam, mempelajari foto-foto awal yang terkait dengan mobil konsep tersebut.

Tidak hanya repot dalam mengumpulkan data internal saja, tim pengembang tersebut juga menghubungi Pirelli, untuk mencari salinan arsip dari ban yang dipakai oleh prototipe LP 500 tersebut.

Baca juga : Lamborghini Aventador LP780-4 Ultimae Jadi Model Terakhir Bermesin V12

Tujuannya jelas, agar setiap detil yang terdapat pada prototipe LP 500 sempurna, dan memenuhi spesifikasi teknis yang sama. 

Menariknya karena model skala aslinya sudah hancur, akhirnya tim pengembang membuat model skala 1:1 baru yang berasal dari fotografi, dan bahan acuan lain. Supaya akurat, Storico melakukan pemindaian digital 3 dimensi dari model LP 400.

Untuk mengerjakan bodinya, tim yang dikepalai Polo Storico tersebut menggunakan kombinasi dari teknologi modern dengan proses penempaan tradisional Italia. 

Termasuk dalam interior, suku cadangnya dipulihkan sesuai dengan masa itu. Pada bagian warna juga, diambil arsip mengenai cat prototipe LP 500 yang menggunakan warna bernama Giallo Fly Speciale.

Kehadiran prototipe Lamborghini Countach LP 500 menandai ulang tahun ke-50 dari model tersebut, yang dihadirkan di Villa d’Este, Italia.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya