• Home>
  • Berita>
  • Menakar Harga Mitsubishi Xpander Bekas Pasca PPnBM Nol Persen Berlaku
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Menakar Harga Mitsubishi Xpander Bekas Pasca PPnBM Nol Persen Berlaku

Dilihat 2705
Deni Ferlindungan
23 Mar 2021, 13:57
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) nol persen untuk industri otomotif telah diberlakukan oleh pemerintah. Setidaknya ada 21 mobil mendapatkan insentif PPnBM. Lalu kira-kira kondisi pasar mobil bekas (mobkas), termasuk Mitsubishi Xpander  bekas?

Mengacu pada kebijakan PPnBM, memang dikhawatirkan para pedagang mobkas. Namun setelah Kementerian Perindustrian bersama Menteri Koordinasi Bidang Ekonomi dan Kementerian Keuangan mengatur penyesuaian harga, disambut baik oleh para pelaku pasar mobkas di Tanah Air.

Dengan kata lain, pasar mobil bekas sejatinya tidak terlalu tergerus oleh kebijakan PPnBM nol persen untuk mobil baru. Masyarakat peminat mobil bekas masih cenderung tinggi, seiring dengan permintaan mobil baru yang melonjak.

Baca juga: Kenali Perbedaan Antara Mitsubishi Pajero dan Mitsubishi Pajero Sport

Reza Sudiro, seorang pemilik dealer mobil bekas di wilayah Pahlawan Revolusi, Jakarta Timur menjelaskan, masyarakat yang ingin membeli mobil bekas masih cenderung tinggi. Salah satu diantara mobil bekas yang cukup laris adalah Mitsubishi Xpander bekas.

Menariknya, harga Mitsubishi Xpander bekas masih cenderung masih stabil. Meski saat ini, kebijakan mengenai PPnBM nol persen diberlakukan di Indonesia.

"Dibilang berpengaruh atau tidaknya, sampai saat ini ya permintaan mobil bekas masih tinggi. Walaupun PPnBM sudah diberlakukan untuk mobil baru," ujar Reza.

Lebih lanjut Reza menambahkan, memang karena aturan PPnBM ini ada beberapa mobil yang harus koreksi harga, namun tidak jauh bedanya. "Kalau dibilang terasa penurunan ya enggak. Bisa dibilang pasar itu cenderung lesu justru saat awal-awal pandemi tahun 2020 lalu".

Harga Mitsubishi Xpander Bekas Masih Cenderung Tinggi

Kalau mengacu pada pasar mobil bekas saat ini, segmen MPV masih cukup diminati banyak masyarakat di Tanah Air. Seiring dengan maraknya line-up promo mobil baru MPV yang bermunculan di Indonesia. Justru harga Mitsubishi Xpander bekas cenderung stabil, bahkan masih tinggi.

"Kalau dulu merek Toyota dan Daihatsu mendominasi segmen MPV, sekarang permintaan Mitsubishi Xpander itu lumayan besar. Harganya juga cenderung stabil dan merosot tajam di pasar mobil bekas,"

Sebagai gambaran, tambah Reza, untuk harga Mitsubishi Xpander bekas produksi 2017 itu harga nya sekitar 175 juta hingga Rp 182 jutaan. Tergantung kepada kondisi dan pemakaian.

Baca juga: Pangsa Pasar Mitsubishi Bertahan di Februari 2021, Ini Sebabnya

"Harga Mitsubishi Xpander bekas itu beragam, kalau tahun 2017 itu masih di angka Rp 175 jutaan paling murah. Kalau 2018 sampai 2019 itu kisaran Rp 190 jutaan sampai Rp 215 jutaan biasanya kita jual," beber Reza.

Lain halnya untuk Mitsubishi Xpander bekas produksi 2020, harganya masih cenderung tinggi. "Harga kita angkat saja itu minimal sekali Rp 225 jutaan. Jadi kita jual lagi sekitar Rp 230 jutaan ke atas," pungkasnya.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya