• Home>
  • Berita>
  • Mengenal Sosok Wanita Indonesia, Perancang Teknologi Autopilot Tesla
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Mengenal Sosok Wanita Indonesia, Perancang Teknologi Autopilot Tesla

Dilihat 1382
Nanang Nurmawan
24 Des 2020, 12:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Moorissa Tjokro Tesla

Otoloka.id - Siapa sangka, jika dibalik kecanggihan teknologi swakemudi mobil Tesla yang dapat melajut tanpa sopir turut melibatkan seorang insinyur wanita asal Indonesia.

Sosok tersebut diketahui bernama Moorissa Tjokro yang menjadi salah satu Autopilot Software Engineer Tesla. Ia dipercaya untuk menggarap fitur full self driving untuk Tesla.

Peran Moorissa sendiri cukup vital, sebagai insinyur perangkat lunak autopilot Tesla. Untuk meracik software yang nantinya akan digunakan pada line-up produk teranyar Tesla.

Moorissa Tjokro mengungkapkan sebagai Autopilot Software Engineer, sempat mengunkapkan sejumlah tugas-tugas pentingnya di Tesla. Mulai dari pengembangan computer vision. 

Di mana computer vision bertugas agar mobil dapat 'membaca' situasi lingkungan di sekitar. Semisal mendeteksi mobil yang ada di depan dan melakukan manuver untuk bergerak ke kiri dan kanan yang disebut dengan control and behavior planning.

Perjalanan Moorissa di Industri Otomotif Dunia

Moorissa Tjokro Tesla  

Perjalanan Moorissa di Tesla sendiri sudah sejak tahun 2018. Sebelum menjabat sebagai Autopilot Software Engineer, Moorissa dipercaya untuk menjadi Data Scientist yang terkait perangkat lunak pada mobil. 

Baca Juga : Tesla Siap Luncurkan Sistem Fully Autonomous Tahun Depan?

Kini tugasnya lebih banyak melakukan evaluasi perangkat lunak autopilot racikan Tesla. Salah satu diantaranya melakukan pengujian terhadap kinerja dari mobil listrik Tesla.

Selain itu Ia juga ditugaskan mencari cara untuk meningkatkan kinerja dari mobil. Moorissa pun sempat mengungkapkan keinginannya untuk benar-benar membuat sistem autopilot Tesla dapat digunakan seaman mungkin.

Jadi sebelum perangkat lunak autopilot tersebut diluncurkan, akan ada very rigorous testing (pengujian yang sangat ketat). Para insinyur Tesla akan menghitung seluruh risiko yang akan ditimbulkan, demi memastikan perangkat tersebut benar-benar aman di aplikasikan pada mobil yang diproduksi massal. 

Baca Juga : Wow! Orang Ini Bisa Membobol Mobil Tesla Dalam 90 Detik

Sekadar informasi, Moorissa pernah menempuh studi di SMA Pelita Harapan Indonesia. Selanjutnya Ia menetap di Negeri Paman Sam sejak tahun 2011 lalu.

Saat berumur 16 tahun Moorissa mendapat beasiswa Wilson and Shannon Technology untuk kuliah di Seattle Central College. Di tahun 2012, Moorissa berhasil meraih gelar Associate Degree atau D3 dalam bidang sains.

Setelah itu, Ia melanjutkan studi S1 dan mengambil jurusan Teknik Industri dan Statistik di Georgia Institute of Technology di Atlanta. Pada tahun 2016 Ia pun melanjutkan pendidikan S2 jurusan Data Science di Columbia University, di New York.

Selama menempuh pendidikan, beragam prestasi ditorehkan Moorissa hingga saat ini berkiprah dipabrikan mobil listrik Tesla. Selamat berjuang putri kebanggaan bangsa! [DeF]

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya