• Home>
  • Berita>
  • Menghadapi Kelangkaan Chip Semikonduktor ala General Motors
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Menghadapi Kelangkaan Chip Semikonduktor ala General Motors

Dilihat 4682
EKO
22 Sep 2021, 19:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

gm factory

Otoloka.id- Selama pandemi covid-19 berlangsung, produsen otomotif dibuat pusing lantaran langkanya chip semikonduktor. Akibat yang ditimbulkan adalah molornya waktu produksi mobil, dan produksinya pun menjadi terbatas. Selain itu, untuk mobil yang sudah diperkirakan waktu peluncurannya, mau tidak mau jadwalnya harus meleset.

Melansir dari Reuters.com, kurangnya pasokan chip global mungkin akan tetap ada dalam jangka panjang, dan beberapa ahli memperkirakan hal itu akan berlanjut hingga tahun 2023 nanti. Di sisi lain, banyak produsen yang harus tutup sementara produksi, ada juga yang putar otak dalam menghadapi krisis chip ini.

Mobil baru memerlukan lebih banyak chip

Memang, saat ini GM sedang mengalami kesulitan untuk mendapatkan chip semikonduktor. Mereka sampai mengurangi jumlah produksi di enam pabrik yang terletak di Amerika Utara. CEO GM mengatakan beberapa kendaraan GM yang lebih baru memiliki chip hingga 30 persen lebih banyak daripada kendaraan lain.

"Karena kebutuhan pelanggan berubah, kami membutuhkan semakin banyak semikonduktor," kata Barra, mengatakan GM sedang mencari solusi jangka pendek, menengah dan panjang untuk kekurangan tersebut.

General Motors sampai-sampai memproduksi kendaraan dengan fitur yang dikurangi, dan itu terjadi pada kendaraan berjenis SUV mereka dengan menghilangkan sistem auto start-stop mesin.

"Dengan mengambil langkah ini, akan memungkinkan kami untuk melanjutkan produksi SUV dan pikap. Karena industri terus pulih dan menguat, sebagian besar kendaraan yang terkena dampak akan mengalami pengurangan kecil dalam penghematan bahan bakar,” kata juru bicara General Motors,  Kevin Kelly.

Memangkas rantai pasokan chip semikonduktor

Tetapi, General Motors melakukan perencanaan ulang rantai pasokan mereka dengan cara yang lebih masuk akal, yaitu memangkas rantai pasokan dengan menjangkau langsung ke pihak produsen chip semikonduktor tersebut.

Dengan kata lain, dengan memangkas pemasok dan langsung menjangkau ke produsen, GM berharap untuk memungkinkan perusahaan raksasa Amerika tersebut mendapatkan semikonduktor lebih cepat, sehingga mengurangi potensi gangguan-gangguan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi produksi.

Diakui Mary Barra bahwa kekurangan chip global tidak akan hilang begitu saja dalam semalam. "Kami akan membuat beberapa perubahan yang cukup besar dalam rantai pasokan kami, dan kami sudah bekerja lebih dalam ke basis pasokan berjenjang karena umumnya General Motors tidak membeli chip (secara langsung) tetapi (pemasok kami melakukannya). Tapi sekarang kami sedang membangun hubungan langsung dengan pabrikan,"

Baca juga : 

Hal Yang Perlu diperhatikan Saat Beli Mobil Baru

Perbandingan Rush vs BR-V

10 Mobil MPV Paling Populer di Indonesia

Tipe-tipe Toyota Agya

Fitur-fitur Honda All New BR-V

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya