OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Menhub Resmikan SPKLU Hasil Kolaborasi Pertamina dan BPPT RI
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Menhub Resmikan SPKLU Hasil Kolaborasi Pertamina dan BPPT RI

Dilihat 4940
Amos Arya
5 Ags 2021, 23:18
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - PT Pertamina (Persero) bersama Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) RI meresmikan 2 SPKLU di Jakarta. Kedua SPKLU baru itu berada di Lenteng Agung, Jakarta Selatan dan MT Haryono, Jakarta Timur.

Peresmian kedua fasilitas pengisian daya kendaraan listrik tersebut diklaim merupakan upaya sinergi membangun infrastruktur energi bersih berbasis baterai listrik. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbaru tersebut telah diresmikan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia pada 5 Agustus 2021.

Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan Republik Indonesia menyambut baik kerja sama antara BPPT dan Pertamina dalam instalasi dan operasi SPKLU MT Haryono dan Lenteng Agung. Ini diyakini akan menjadi awalan dan contoh yang baik untuk pelaku usaha seperti Pertamina untuk dapat masuk dan mendukung percepatan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia sebagaimana yang tertuang dalam Perpers 55 tahun 2019.

Baca juga: Kemenperin Kembangkan Baterai Hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik

Program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai diklaim merupakan bagian dari transisi energi untuk mewujudkan penggunaan energi yang lebih bersih lebih efisien serta mengurangi impor BBM dengan sendirinya menghemat devisa serta dapat menghemat subsidi BBM.

“Transformasi ini memang tidak mudah, namun kami yakin dengan pengalaman dan daya saing Pertamina hal ini dapat diwujudkan dan Pertamina nanti dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan infrastruktur kendaraan listrik,” jelas Rida Mulyana, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Republik Indonesia.

Kehadiran SPKLU Baru Mudahkan Pemilik Mobil Listrik

Tak sebatas menghadirkan SPKLU, Pertamina juga akan melakukan pengembangan ekosistem baterai listrik bersama-sama dengan BUMN lain dalam IBC (Indonesian Battery Corporation). Pertamina juga bekerja sama dengan pihak lain untuk sub-baterai yang diterapkan di beberapa daerah wisata dengan menyewakan kendaraan motor listrik.

Tahun ini Pertamina juga menargetkan 250-300 SPBU akan menjadi green energy station untuk mendukung tambahan bauran energy dari renewable energy di dalam energy transition.

Baca juga: 4 Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik, Awas Menyesal di Kemudian Hari

“Dalam waktu dekat, kami juga akan me-launching green energy station, dimana hari ini sudah sekitar 100 SPBU Pertamina terpasang Solar PV, sehingga listriknya juga sudah green energy dan nanti akan dilengkapi dengan SPKLU,” uja Nicke Widyawati, Direktur Utama Pertamina (Persero).

Saat ini, Pertamina telah melakukan inisiasi Pilot SPKLU di 6 Lokasi di antaranya di SPBU Fatmawati, SPBU Kuningan dan Bandara Soekarno Hatta yang sedang proses pembangunan. Adapun tiga SPKLU lainnya merupakan sinergi dengan BPPT yakni SPBU Lenteng Agung dan MT Haryono serta SPKLU Puspitek BPPT Serpong.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan
    Kendaraan Terbaru
    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya