Mercedes-Benz Vision EQXX Jadi Mobil Listrik Paling Efisien

Otoloka.id- Produsen otomotif terkemuka asal Jerman Mercedes-Benz berhasil menetapkan level tertinggi untuk mobil listrik mereka, yaitu Mercedes-Benz Vision EQXX dengan catatan daya jelajah 1.000 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Pengujian yang dilakukan oleh Mercedes-Benz, didampingi juga oleh badan sertifikasi TUV. Vision EQXX melakukan perjalanan santai jarak jauh dari Sindelfingen di Jerman, lalu melewati pegunungan Alpen Swiss, melipir ke daerah Utara Italia, dan berakhir di kota Cassis, Cote de Azur, Perancis.

"Kami berhasil! Bertenaga melalui lebih dari 1.000 kilometer dengan mudah dengan sekali pengisian baterai dan konsumsi hanya 8,7 kWh/100 km dalam kondisi lalu lintas dunia nyata. Vision EQXX adalah Mercedes-Benz paling efisien yang pernah dibuat,” ungkap Ola Kallenius, Ketua Dewan Manajemen Mercedes-Benz Group.

“Program teknologi di baliknya menandai tonggak sejarah dalam pengembangan kendaraan listrik. Ini mendukung tujuan strategis kami untuk 'Lead in Electric'," tambah Ola.

Efisiensi Mercedes-Benz Vision EQXX disumbang dari penggunaan sasis khusus untuk mobil listrik (EV) yang berpadu dengan subframe mobil Formula1. Tak heran kalau bobot mobil tersebut terbilang ringan, yaitu 1.755 kilogram saja.

Desain yang mengutamakan aerodinamis juga menambah efisien, karena mengurangi hambatan saat melaju. Vision EQXX ketika melaju di jalan bebas hambatan Autobahn dengan kecepataan tinggi 140 km/jam, hambatan koefisien mobil tersebut sebesar 0,17.

Baterai yang menjadi sumber tenaga Vision EQXX punya bobot 495 kilogram, dengan kapasitas 100 kWh. Sementara dimensinya 200x126x11 cm juga menjadikan baaterai EQXX paling ringan dan kompak ketimbang kepunyaan Mercedes-Benz EQS.

Untuk menambah nilai efisiensi energi listrik, Mercedes-Benz Vision EQXX juga mengadopsi sistem pengereman regeneratif. Di samping itu, mobil listrik tersebut juga dipasangkan rem cakram aluminium yang memiliki bobot lebih ringan dari cakram material baja.

Pendekatan inovatif juga dilakukan tim pengembang, yaitu dengan memasangkan atap panel surya sebanyak 117 sel dengan tegangan 12 volt. Daya listrik yang dihasilkan, cukup digunakan untuk ssistem navigasi, serta dapat menyumbang daya untuk jelajah kendaraan sekitar 25 kilometer.  

“Banyak dari pengembangan inovatif telah diintegrasikan ke dalam produksi, beberapa di antaranya dalam arsitektur modular generasi berikutnya untuk kendaraan Mercedes-Benz kompak dan menengah. Dan perjalanan berlanjut. Dengan Vision EQXX, kami akan terus menguji batas dari apa yang mungkin,” kata Markus Schäfer, Chief Technology Officer Mercedes-Benz Group.

Keren kan? Rumornya, sih Mercedes-Benz Vision EQXX akan masuk jalur produksi, dan akan dikenalkan pada awal tahun 2023. Kita tunggu saja.  <IDR>

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!