• Home>
  • Berita>
  • Mitsubishi Bukukan 300 SPK Dalam 5 Hari di IIMS Hybrid 2021
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Mitsubishi Bukukan 300 SPK Dalam 5 Hari di IIMS Hybrid 2021

Dilihat 4211
Deni Ferlindungan
22 Apr 2021, 00:09
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Keikutsertaan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang digelar di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta berbuah manis. Pasalnya MMKSI mencatat selama lima hari penyelanggaraan berhasil meraih Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 300 unit.

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjelaskan, "Jumlah pengunjung dan SPK tidak sebanyak kondisi normal IIMS sebelumnya. Namun, dari hari ke hari, kami melihat baik pengunjung langsung maupun virtual mulai meningkat".

Baca juga: Mitsubishi Resmikan Dealer Pertama di Wonosobo Dengan Fasilitas 3S

"Jumlah SPK, hingga hari ke-5 jumlah pemesanan lebih dari 300 SPK dan prospek. Jumlah tersebut biasanya akan bertambah secara bertahap menjelang hari penutupan acara," jelas Nakamura.

Di ajang IIMS Hybrid 2021, Mitsubishi Motors menampilkan beragam produk dan juga layanan yang dapat memudahkan konsumen. Sejalan dengan itu, jajaran produk Mitsubishi di IIMS Hybrid 2021 juga menghiasi area booth, seperti New Pajero Sport, Xpander dan Xpander Cross, Eclipse Cross, dan Outlander PHEV.

Kebijakan PPnBM Pengaruhi Penjualan Mitsubishi

Peningkatan penjualan Mitsubishi tak lepas dari kebijakan relaksasi PPnBM yang dicanangkan pemerintah. Mitsubishi mencatat bahwa penjualan Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross yang mendapatkan diskon PPnBM 0 persen berhasil naik hingga 91,2 persen di tengah pandemi yang masih melanda Tanah Air.

Untuk diketahui, Xpander yang masuk kategori mobil 4x2 1.500 cc ke bawah ini diberikan diskon PPnBM 0% pada periode Maret-Mei 2021. Kalau dari hasil pantauan Otoloka, harga Mitsubishi Xpander merosot kisaran Rp 13,39 juta hingga Rp 16,77 juta.

Sedangkan Xpander Cross turun mulai dari Rp 16,96 juta sampai Rp 18,14 juta. Hal ini tentu mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap produk Mitsubishi jadi meningkat pesat.

Melihat tingginya permintaan akan produk Mitsubishi, MMKSI pun akan meningkatkan suplai mereka. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menambah kapasitas produksi di Indonesia.

Baca juga: Intip Booth Mitsubishi di Ajang IIMS Hybrid 2021, Pajang 7 Produk!

"Kami mengapresiasi pesanan konsumen terhadap produk-produk Mitsubishi. Kami juga berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan," kata Amiruddin, General Manager of Sales and Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Amir pun menjelaskan, "Pada prinsipnya kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan volume produksi kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan".

"Kami juga sudah minta kepada dealer kami untuk berkomunikasi intens dengan pelanggan yang ada mengenai kepastian waktu delivery. Mudah-mudahan dengan peningkatan kapasitas produksi dengan usaha keras kami. Semaksimal mungkin berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhan pelanggan," pungkasnya.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya