Mitsubishi Yakin New Xpander Dapat Insentif Karbon Terbaik, Ini Alasannya

Otoloka.id- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) telah meluncurkan New Xpander dan New Xpander Cross beberapa waktu lalu. Kedua mobil baru ini pun diboyong ke pameran GIIAS 2021 yang berlangsung 11-21 November 2021 lalu.

Minat konsumen Indonesia yang masih cukup kuat melirik Xpander sebagai mobil impian turut membuat Mitsubishi membuat strategi untuk mempertahankan daya pikatnya.

Selain didukung dengan sejumlah fitur canggih, Mitsubishi kini fokus juga dengan spesifikasi mesin yang semakin efisien dan mempunyai kadar emisi gas buang yang rendah.

Pajak emisi kendaraan (carbon tax) diyakini memiliki dampak terhadap harga kendaraan. Aturan soal pajak karbon tersebut tertuang dalam UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang baru disahkan. 

Makanya, tak heran jika pihak Mitsubishi optimis hal tersebut bisa mempengaruhi insentif pajak yang akan dikenakan.

Baca juga : Mengulas Keunggulan New Xpander dan New Xpander Cross, Apa Saja Daya Tariknya?

Tak hanya itu, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2019 tentang kendaraan kena PPnBM yang sudah diundangkan pada 16 Oktober 2021 dan berlaku dua tahun kemudian, diyakini bisa membuat New Xpander dan New Xpander Cross mendapatkan insentif pajak yang terbaik.

“Sesuai dengan regulasi pemerintah pastinya kita selalu mengikuti yang disampaikan pemerintah, seluruh kendaraan harus diuji emisinya,” ujar Guntur Harling, General Manager Product Strategy Division PT MMKSI.

Mitsubishi Yakin dengan Exhaust Gas Recirculation

Lebih lanjut Guntur juga mengungkapkan, bahwa sampai saat ini seluruh tipe Xpander dan vairan sudah melakukan pengujian emisi CO2 dan Mitsubishi sedang menunggu antrean dari Kementerian Perhubungan untuk uji emisi.

Baca juga : Xpander Terbaru Gunakan Transmisi CVT, Mampukah Bersaing Lawan Avanza?

“Kami berkeyakinan bahwa Xpander dan Xpander Cross dapat memberikan hasil yang optimum,” tambah Guntur.

Untuk mengoptimalkan proses pengujian emisi tersebut, Mitsubishi yang masih mengandandalkan mesin yang sama dengan Xpander sebelumnya, melakukan sejumlah pemnyempurnaan.

Salah satunya dengan menggunakan EGR atau Exhaust Gas Recirculatuion, sehingga bisa memberikan efisiensi yang maksimal dan tingkat emisi yang baik.

  • 0
  • Share
IsmetIsmet bekerja sebagai jurnalis sejak tahun 2012 dan dimulai di Tabloid Motorplus (Kompas Gramedia). Senang dengan dunia otomotif roda dua dan sempat bekerja di beberapa media otomotif lainnya, menjadikan Ismet menggemari juga dunia otomotif roda empat, hingga akhirnya sekarang bergabung di Otoloka.id dan dinamika dunia otomotif selalu menjadi hal yang menarik baginya.
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!