Mobil Listrik Volvo akan Lebih Mudah Pengisian Baterainya

Otoloka.id - Volvo Cars sudah memikirkan akan seperti apa nantinya masa depan ketika semua kendaraan sudah memakai energi listrik. Semua orang sejak seabad lebih, terbiasa mengisi bahan bakar, memeriksa harga tiap merek pilihan, mengisi tangki bahan bakar dan kemudian melanjutkan perjalanan.

Namun ketika tahun 2030 hampir semua di negara maju sudah menggunakan kendaraan listrik, Volvo meyakini saat pengisian ulang energi baterai. Akan sesimpel saat ini, untuk mengisi dan melakukan pembayaran.

Hal tersebut menggerakkan Volvo Cars untuk berkonsolidasi dengan para penyedia pengisian ulang baterai listrik dalam hal fungsi pembayaran dan pengisian melalui aplikasi. Tujuannya agar mempermudah untuk melakukan pembelanjaan untuk pengendara mobil listrik Volvo.


Menggunakan aplikasi Volvo Cars, pengendara mobil listrik Volvo bisa mencari ratusan ribu tempat pengisian baterai di tempat umum. Mulai dari lokasi terdekat, operator, ketersediaan charger secara real-time, pembayaran untuk waktu pengisian hanya melalui perangkat tunggal. Diyakini pengisian ulang mobil listrik Volvo akan lebih mudah.

“Kebanyakan dari kita terbiasa dengan kesulitan mengoperasikan beragam aplikasi dan membawa banyak kartu untuk berbagai operator pengisian,” ujar Olivier Loedel, head of Electrification Ecosystem at Volvo Cars.

Dirinya menegaskan bahwa tujuannya adalah membuat hidup lebih mudah untuk konsumen dan menyingkirkan batasan yang menyulitkan bagi konsumen untuk beralih ke mobil listrik Volvo. “Menggunakan aplikasi Volvo Cars, kita akan membuat satu platform pengisian digital,” ujar Olivier.


Adapun di Tiongkok sendiri, Volvo Cars sudah menandatangani kerjasama dengan tiga operator besar yakni Star Charge, State Grid, dan TELD. Kesemuanya memiliki 75% jaringan pengisian di seluruh wilayah Tiongkok. Memudahkan konsumen mencari tempat pengisian, mulai pengisian dengan scanning QR code dan membayar melalui aplikasi tersebut, melalui layanan pembayaran termasuk WeChat Pay dan Alipay sama juga gunakan V Point.

Di Eropa sendiri, Volvo sudah merangkul 270.000 jaringan tempat pengisian Plugsurfing ke aplikasi Volvo Cars. Memungkinkan pengendara mobil bisa melintas antar negara. Di Amerika Serikat, diharapkan sudah bisa diterapkan pada akhir tahun ini. Sukses dengan kolaborasi ChargePoint. yang memiliki jaringan lebih dari 25.000 tempat pengisian.

Bahkan Volvo Cars sudah bersama Starbucks di Amerika, sambil menikmati minuman, bisa memanfaatkan ChargePoint DC fast charger. Rute dari Denver ke headquarter Starbucks di Seattle mencapai 2.100 km. Rencananya akan menempatkan tempat pengisian setiap 150 km.

  • 0
  • Share
Kusnadi ChahyonoTerjun di media otomotif sejak tahun 2003, sebelumnya sudah terlibat dengan peliputan jurnalis dan fotografer lifestyle sejak tahun 2001. Senang membahas roda dua dan roda empat serta balap nasional dan internasional. Berbicang dan berbagi pengalaman dengan para penggemar otomotif akan selalu menyenangkan dan banyak pengetahuan baru.
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!