• Home>
  • Berita>
  • Nissan Berencana Memproduksi Mobil Berbahan Serat Karbon Secara Massal
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Nissan Berencana Memproduksi Mobil Berbahan Serat Karbon Secara Massal

Dilihat 920
Rangga
4 Sep 2020, 16:08
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id- Bahan carbon fibre atau yang biasa disebut serat karbon sering ditemukan pada mobil tertentu. Serat karbon itu sendiri memang memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan bahan lain yang sering digunakan pada umumnya. Serat karbon dapat membuat bobot mobil menjadi lebih ringan namun tetap kuat. 

Bahan ini sangat cocok untuk digunakan pada kendaraan karena lebih aman dan lebih ringan serta yang terpenting tentunya membuat konsumsi bahan bakar jadi lebih hemat. Selain itu dengan bobot yang ringan juga mempengaruhi terhadap performa dari mobil yang menggunakan serat karbon.

Baca Juga : Masuk Indonesia, Apa Saja Kelebihan Nissan Kicks E Power?

Sayangnya, meski memiliki banyak keunggulan namun penggunaan bahan serat karbon memiliki harga yang mahal. Maka dari itu, jarang sekali produsen mobil massal yang menanamkan bahan serat karbon di dalam mobil.

Nissan Berencana Menggunakan Serat Karbon Untuk Mobil Massal

Dilangsir dari Carscoops, Jumat (2020/04/09), hal tersebut membuat Nissan tergerak untuk memproduksi massal mobil yang menggunakan bahan serat karbon. Tentu saja ini merupakan suatu inovasi baru di industri otomotif global.

Nissan dikatakan telah menemukan suatu teknik untuk memproduksi bahan serat karbon yakni dengan bolding transfer resin kompresi. Dalam teknik ini, pengembangan bahan serat karbon dimasukkan ke dalam cetakan yang diatur dengan ruang kecil di antara cetakan dan juga serat karbon. Kemudian, produk resin disuntikkan ke dalam serat sampai mengeras.

Selain itu, Nissan juga menambahkan bahwa mereka telah mengembangkan metode untuk mensimulasikan permeabilitas resin dalam serat karbon. Dan juga melihat peredaran resin dalam cetakan dengan menggunakan sensor tingkat suhu dalam cetakan transparan.

Baca Juga : Begini Cara Kerja Fitur One-Pedal Yang Ada di Nissan Kicks e-Power

Teknik ini disebut dapat mempersingkat waktu pengembangan serat karbon. Namun, Nissan belum resmi memberikan informasi secara rinci apa yang akan dilakukan pada produk serat karbon tersebut.

Nissan sendiri diketahui telah mengalami masalah keuangan setelah ditinggalkan oleh Carlos Ghosn. Saat ini, Nissan mulai bangkit dengan merilis sejumlah kebijakan baru yang diyakini untuk mengembalikan profitabilitas perusahaan.

Tentu untuk dapat menerapkan bahan serat karbon pada mobil dengan biaya murah masih memerlukan waktu. Nissan kemungkinan akan menerapkannya pada line-up termahalnya seperti 400Z. Sportscar Nissan 400Z sendiri konon akan diperkenalkan pada tahun 2022 dan mulai dipasarkan pada tahun 2023 pada saat yang sama dengan perayaan ulang tahun ke-15 generasi 370Z.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya