• Home>
  • Berita>
  • Pembalap Yamaha Terancam Kena Hukuman Berat di MotoGP 2020, Ini Penyebabnya
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Pembalap Yamaha Terancam Kena Hukuman Berat di MotoGP 2020, Ini Penyebabnya

Dilihat 746
Agung Prabowo
15 Ags 2020, 15:37
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Para pembalap Yamaha baik pabrikan maupun satelit terancam kena hukuman berat pada MotoGP 2020. 

Pihak Yamaha telah bertanya kepada Direktur Teknik MotoGP, Danny Aldridge apakah mereka bisa mengganti katup/klep yang rusak pada mesin motor MotoGP 2020. Sejauh ini, tidak ada yang bisa mengetahui bagian mesin mana yang akan diganti pada mesin motor MotoGP Yamaha YZR-M1 yang masih dalam alokasi untuk alasan keamanan.

Mengutip dari Speedweek.com menyebut hal ini terkait pengiriman dari katup/klep mesin empat silinder 1.000 cc yang mengalami kerusakan. Menurut pengamatan dari insinyur Yamaha, hal tersebut yang membuat kerusakan pada mesin yang digunakan Rossi, Viñales dan Morbidelli dalam dua putaran MotoGP Jerez.

Baca Juga : Ini Keterangan Bos Respsol Honda Terkait Kondisi Marc Marquez Saat Ini

Namun lebih dari setengah mesin Yamaha yang digunakan di MotoGP 2020 telah dilengkapi oleh klep yang sekarang digunakan. Kini, motor yang tadinya sudah dikesampingkan namun tidak mengalami kerusakan harus dibongkar agar bisa mengganti klep yang rusak di motor tersebut. 

Sekarang, Yamaha harus membuktikan kepada Motor Sport Manufacturer Association (MSMA) bahwa penggantian katup baru yang mengganti katup yang rusak bukanlah bagian untuk meningkatkan kinerja motor.  Dari hasil MotoGP Brno, pembalap Yamaha Vinales hanya mampu finis di posisi ke-14. Sebelumnya pada MotoGP Jarez, diketahui Vinales telah dua kali mengendarai mesin M1 dan berhasil finis di posisi kedua. 

Sedangkan, Franco Morbidelli menjadi satu-satunya pembalap Yamaha yang bersinar di MotoGP Brno dengan finis di posisi kedua. Saat itu, dia mengemudikan mesin “spec-A” di tim satelit Petronas dimana mesin tersebut berbasis dari mesin pabrik di GP Valencia 2019, juga dipasang klep lain.

Baca Juga : Sirkuit Misano Buka Peluang Gelar MotoGP 2020 Dengan Dihadiri Penonton

Anggota MSMA dari pihak Ducati, Honda serta KTM terlihat ingin mengulur waktu dan memastikan bahwa Yamaha harus bisa menjamin lebih banyak transparansi. 

Apakah itu benar-benar rusak? Ini akan dibahas pada pertemuan selanjutnya MSMA setelah akhir pekan. Ataupun Yamaha hanya memiliki katup yang terlalu "kuat" dihomologasikan di dalam "spesifikasi mesin 2020", yang tidak dapat menahan tekanan di saat Grand Prix?

Meski begini, saat ini ketiga pembalap Yamaha berhasil menempati posisi puncak klasemen sementara MotoGP 2020. Bagian klap yang rusak tersebut merupakan hasil produksi dari Yamaha sendiri. 

Sementara perwakilan MSMA dari pihak lawan bersepakat tidak akan membiarkan Yamaha gelisa selamanya. Namun sepertinya keputusan terbaru akan dibuat setelah MotoGP Styria 2020.

Jika pihak Honda, Ducati, KTM, dan lainnya tetap bersih keras, maka pertama-tama Yamaha akan kehilangan daya saing secara permanen. Kedua, Yamaha akan menjalani musim ini dengan tidak optimal karena hanya diperbolehkan menggunakan lima mesin per pembalap. Tentu hal ini dapat membuat Yamaha menderita dengan kehilangan citra.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya