Pemerintah Inggris Percepat Larangan Kendaraan Bermesin Konvensional

Otoloka.id- Pemerintah Inggris mempunyai Strategi Net Zero yaitu menjadi negara pemimpin dalam menghentikan perubahan iklim. Salah satu bagian dari strategi tersebut berupa mandat yang mengharuskan produsen menjual kendaraan nol emisi yang dimulai dari tahun 2024, dan harus meningkat setiap tahunnya.

Dalam mandat pemerintah yang disebut Zero Emission Vehicle (ZEV) tersebut, pada tahun 2030 nanti perusahaan otomotif dilarang untuk menjual kendaraan dengan emisi. Namun, untuk kendaraan bermesin hybrid dalam pengecualian, dan itu jumlahnya dibatasi.

Dengan adanya mandat tersebut, akan membuat percepatan transisi peralihan kendaraan listrik. Produsen kendaraan juga akan dipaksa untuk membuat model kendaraan listrik sebagai bagian dari lini produk mereka.

Selain itu, pemerintah Inggris juga akan memberikan target emisi CO2 rata-rata kendaraan yang nantinya akan dijadikan batasan bagi produsen dalam mengembangkan kendaraan. 

Target tersebut bergantung pada angka ekonomi bahan bakar WLTP, yang di dunia nyata selalu berbeda hasilnya dengan data di atas kertas.

Tak hanya memberikan mandat, pemerintah juga memberikan kucuran dana sebesar Rp12 triliun untuk mendukung transisi ke kendaraan listrik melalui infrastruktur stasiun pengisian daya. Nantinya, infrastruktur tersebut akan dipasang di jalan-jalan sekitar perumahan.

Baca juga: Asosiasi Motor Eropa Menanggapi Rencana 2050 Bebas Emisi

Seperti yang dikutip dari autocar.co.uk, Mike Hawes, selaku petinggi Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT), mengatakan "industri otomotif menempatkan kendaraan tanpa emisi di jalan-jalan Inggris dengan kecepatan melampaui semua perkiraan."

Ia menambahkan bahwa peraturan yang dirancang dengan baik dan fleksibel dapat membantu mempertahankan atau meningkatkan kecepatan transisi dari kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik.

“Konsumen membutuhkan pilihan dan dorongan, terlepas dari di mana mereka tinggal atau apa yang mereka kendarai. Pendanaan tambahan yang ditargetkan untuk kendaraan listrik disambut baik dan akan membantu memastikan keterjangkauan untuk model-model tertentu,’ lanjut Hawes.

Sementara CEO dari Vauxhall menanggapi bahwa "Vauxhall percaya mandat ZEV dapat bekerja di Inggris asalkan ada target pelengkap pada bagian penting lainnya dari ekosistem kendaraan listrik yang merupakan kunci untuk mendorong Inggris ke infrastruktur transportasi yang lebih berkelanjutan."

 

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!