Penjualan dan Ekspor Toyota Melonjak pada Kuartal I 2022

Otoloka.id- Menjadi salah satu brand yang paling diminati di Indonesia, Toyota telah mencatatkan prestasinya pada kuartal I 2022 dengan kenaikan pangsa pasar sebanyak 34 persen. 

“Penjualan Toyota pada Maret 2022 meningkat menjadi 33.344 unit dari 24.865 unit pada Februari 2022, sehingga kami mencatat market share (pangsa pasar) sebanyak 34,1 persen,” ungkap Anton Jimmy Suwandi selaku Marketing Director PT Toyota Astra Motor.

Salah satu jenis produk yang dicari oleh para konsumen Indonesia adalah mobil berjenis multi-purpose vehicle (MPV). Tak heran, kalau PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek di Indonesia mencatat kenaikan penjualan terhadap jajarapn produk mereka yang berjenis MPV.

“Penjualan Avanza dan Veloz sebanyak 23 ribu unit, meningkat 92 persen pada 2022, dan mengalami kenaikan pangsa pasar sebanyak 41,2 persen,” tambahnya di sela gelaran Ngabuburit Bareng Toyota pada 14 April 2022 lalu.

Anton  juga menambahkan, bahwa periode kuartal pertama 2022, terdapat beberapa pameran otomotif yang menyumbang kenaikan penjualan, seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) 2022 yang berhasil membukukan penjualan sebanyak sekitar 1.400 unit kendaraan. 

Kebijakan relaksasi penerapan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBm) yang telah diberlakukan sejak Januari 2022 pun turut merangsang pembelian masyarakat.

Menurutnya, kenaikan penjualan di jajaran produk MPV juga berdasarkan pada momen-momen sebelum hari raya Lebaran, karena tahun ini pemerintah sudah mengijinkan masyarakat Indonesia untuk melakukan mudik.

Secara keseluruhan atau sepanjang tiga bulan pertama (kuartal I/Q1) 2022, total penjualan Toyota secara whole sales mencapai 81.095 unit atau naik 41,2% dibandingkan periode yang sama pada 2021 sebesar 57.435 unit. Angka ini juga lebih tinggi dibandingkan laju pertumbuhan rata-rata industri sebesar 33,6% yaitu dari 187.026 unit menjadi 263.822 unit.

Kinerja Ekspor Toyota

Selain kenaikan penjualan di sektor domestik, Toyota juga mencatat kenaikan penjualan ekspor. Dalam sebulan, Toyota mampu memproduksi sebanyak 9 ribu unit kendaraan, dan menargetkan di tahun depan mereka bisa meraih kenaikan penjualan sebanyak 48 persen.

“Target tahun ini, terdapat kenaikan ekspor sebanyak 48 persen. Dengan catatan, penjualan harus memenuhi total produksi kendaraan selama setahun dengan total 284 ribu unit, hingga akhir tahun," ungkap Bob Azam, selaku Director of Administration PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Bob menambahkan, bahwa ada berbagai faktor yang memengaruhi logistik penjualan ekspor, dan itu menjadi tantangan tersendiri. Seperti invasi Rusia ke Ukraina, kenaikan harga minyak bumi yang mengakibatkan terjadinya inflasi di beberapa pasar, sehingga mengurangi daya beli konsumen.

Meski begitu, saat ini situasinya masih dapat dipertahankan. <IDR>

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!