OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Penjualan Lesu, Mitsubishi i-MiEV Bakal Disuntik Mati
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Penjualan Lesu, Mitsubishi i-MiEV Bakal Disuntik Mati

Dilihat 1464
Agung Prabowo
24 Sep 2020, 12:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Penjualan Lesu, Mitsubishi i-MiEV Bakal Disuntik Mati

Otoloka.id - Masih ingat sekitar lebih dari satu dekade lalu, produsen otomotif asal Jepang Mitsubishi memperkenalkan mobil penumpang bertenaga listrik i-MEV. Mobil berukuran kompak ini menjadi mobil listrik pertama yang di produksi sekaligus dipasarkan di dunia. Mitsubishi i-MiEV pertama kali diluncurkan pada tahun 2009 dan dipasarkan hampir lebih dari 50 negara yang diantaranya meliputi Jepang, Eropa dan Amerika Serikat. Sayangnya, selama lebih dari satu dekade dipasarkan, penjualan Mitsubishi i-MiEV semakin menurut. Oleh sebab itu, Mitsubishi terpaksa mengambil langka untuk menyuntik mati i-MEV.

Berdasarkan laporan dari Asia Nikkei, menurut salah seorang eksekutif Mitsubishi mengungkapkan jika saat ini pihaknya tidak memiliki cukup dana dan SDM untuk berinvestasi dalam proyek pengembangan mobil listrik termasuk Mitsubishi i-MiEV. Terlebih sekarang Mitsubishi i-MiEV telah berusia 11 tahun, jadi sudah saatnya untuk perusahaan melakukan penyegaran di mobil ini. 

Baca Juga : Nissan Merayakan Produksi Leaf Ke-500.000, Bertepatan di Hari EV Sedunia

Sebenarnya ada sejumlah faktor yang membuat Mitsubishi i-MiEV kini dianggap sudah tidak relevan lagi mulai dari angka penjualan yang terus menurut dari tahun ke tahun hingga jarak tempuh maksimal yang hanya mencapai 155-160 kilometer. Tentunya jarak tempuh ini berbeda jauh dengan saudaranya seperti Nissan Leaf dan Renault Zoe.

Meskipun sempat dipasarkan di lebih dari 50 negara, nyatanya Mitsubishi i-MiEV hanya mampu mencatatkan penjualan sebanyak 32 ribu unit di seluruh dunia. Angka ini tentu saja sangat berbeda jauh dengan penjualan Nissan Leaf. Selain itu, tampaknya kini Mitsubishi tidak lagi fokus pada segemen EV. Ini karena kesepakatan yang ada didalam aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi yang menyatakan jika Mitsubishi memiliki peran di sektor PHEV dan pengembangannya. Maka dari itu, tidak mengejutkan jika model selanjutnya yang akan diluncurkan adalah Mitsubishi Eclipse Cross PHEV.

Baca Juga : Mitsubishi Tebar Teaser Eclipse Cross Facelift Yang Bakal dipasarkan Awal 2021

Meskipun penjualan dari Mitsubishi i-MiEV lesu, namun segmen mobil kompak bertenaga listrik memiliki pasar yang sangat menjanjikan. Kemungkinan Mitsubishi akan bekerjasama dengan Nissan untuk mengambangkan produk EV yang menggunakan platfom dari Mitsubishi i-MiEV. Diperkirakan produk yang kini dikembangkan bersama Nissan akan berlogo Nissan IMk Concept. Sebagai informasi IMk Concept merupakan kei car listrik terbaru dari Nissan yang akan segera diluncurkan.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya