• Home>
  • Berita>
  • Penjualan Mobil Lesu, Indomobil Group Merugi Rp 164 Miliar
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Penjualan Mobil Lesu, Indomobil Group Merugi Rp 164 Miliar

Dilihat 1260
Adrian Luis
10 Jul 2020, 07:57
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), yang hingga kini menjadi payung sejumlah agen pemegang merek (APM) dan distributor resmi kendaraan roda dua dan empat atau lebih serta jasa leasing, sepanjang kuartal pertama 2020 menyatakan merugi. Laporan keuangan perusahaan menunjukkan kerugian bersih yang terjadi dalam rentang Januari-Maret adalah Rp 164,50 miliar.

Dikutip Motoris, Jakarta, Kamis (2020/09/07), informasi ini didapat dari surat jawaban IMAS kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), yang ditandatangani oleh direktur Indomobil Jusak Kertowidjojo. Jusak menyatakan, pada kuartal pertama, IMAS pendapatan penurunan sebesar 7% dibandingkan dengan periode yang sama di 2019, yakni dari Rp. 4,79 triliun turun menjadi Rp 4,46 triliun.

Baca Juga : Penjualan Mobil Honda dan Toyota Meroket Sepanjang Bulan Juni 2020

Laporan keuangan perusahaan menunjukan selama tiga bulan pertama IMAS mengalami kerugian bersih sebesar Rp 164,50 miliar. Pada periode yang sama tahun 2019, perusahaan masih mendapatkan laba bersih sebesar Rp 630,99 miliar. "Penjualan kendaraan pada kuartal pertama mengalami penurunan 22,2%. Sedangkan kuartal kedua diperkirakan menurun sekitar 70%", kata Jusak.

Menurut Jusak, tercatat pendapatan dari leasing dalam periode tiga bulan tersebut mengalami kenaikan sebesar 22,48 %. Selain itu Jusak juga memastikan, walaupun dalam masa pandemi virus corona (Covid-19) pembayaran kredit oleh konsumen masih lancar dan belum terganggu. 

Baca Juga : Dampak Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Indonesia Anjlok 95 Persen Di Bulan Mei

Tercatat pendapatan Indomobil Group selama tahun 2019 dan senilai Rp 18,62 triliun, meningkat dari 4,13% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2018 yang senilai Rp 17,88 triliun. Di tahun ini, berhasil mendapatkan keuntungan bersih meningkat sebanyak 631% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar yakni dari Rp 23,26 miliar menjadi Rp 170,06 miliar.

Indomobil Group merupakan holding perusahaan dan distributor APM kendaraan resmi untuk Suzuki, Nissan dan Datsun, Hino, Volkswagen, Audi dan Kia. Juga menjadi perusahaan induk dari beberapa perusahaan leasing.

Secara rinci, anak perusahaan dari kelompok, antara lain, PT Suzuki Indomobil mobil (mobil dan motor), PT Nissan Motor Indonesia, PT Panca Datsun Nusantara PT Garuda Mataram Motor (Volkswagen dan Audi, PT Kreta Indo Artha (Kia), PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (truk dan bus), dan PT primer Indotruck.

Anak perusahaan lainnya adalah PT Indo Utama Tractor, Indorent, Indomobil Finance, Shinhan Financial Indo, PT Indomobil Pendidikan Utama, PT Indomobil Energy Prima, PT Kyokuto Manufacturing, PT Furukawa Battery, PT Wahana Inti harmonis.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya