• Home>
  • Berita>
  • Penjualan Mobil MINI Anjlok, Ratusan Karyawan Terancam PHK
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Penjualan Mobil MINI Anjlok, Ratusan Karyawan Terancam PHK

Dilihat 1647
Agung Prabowo
31 Ags 2020, 17:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - BMW berencana akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan pabrik mobil BMW Mini yang berlokasi di Cowley, Oxford, Inggris. Keputusan ini didasari dari turunnya jumlah permintaan sebagai akibat dari pandemi virus corona (Covid-19). Selain itu langkah ini juga diambil sebagai salah satu cara perusahaan untuk mengurangi shifting kerja di pabrik. 

Berdasarkan laporan dari BBC pada Senin (31/8/2020), menyebutkan ada sekitar 4.000 orang pekerja pabrik dan 400 di antaranya akan di PHK. Para karyawan yang terdampak PHK tersebut masih akan bekerja di pabrik hingga ada pengumuman resmi pada pertengahan September mendatang.

Baca Juga : Akibat Pandemi, 6000 Karyawan BMW Terancam Dirumahkan

Sebelumnya pabrik tersebut sempat berhenti beroperasi pada bulan Maret 2020 lalu akibat pandemi Covid-19. Hal tersebut tentunya dapat mengganggu produksi mobil Mini dan terlebih permintaan mobil juga mengalami penurunan. Ini mengakibatkan pabrik terpaksa memangkas pola jam kerja karyawan dari tiga menjadi dua shift yang berlaku mulai Oktober mendatang. Setelah itu, nantinya pabrik juga akan beroperasi lima hari dalam seminggu.

Menurut Direktur Sumber Daya Manusia, Bob Shankly menyatakan seperti pabrikan otomotif lainnya, volume produksi mereka juga akan mengalami perubahan di tahun 2020 ini. Karena hal inilah pihak perusahaan harus mengambil langkah yang sulit terkait penyesuaian kerja di pabrik BMW Mini di Oxford mulai bulan Oktober.

Shankly juga menambahkan, jika keputusan sulit ini mereka ambil setelah melakukan komunikasi kepada pihak serikat pekerjaan terlebih dahulu. Perusahaan juga menyadari bahwa langkah PHK ini dapat membuat karyawan merasa sedih dan terpukul. Shankly menambahkan jika perusahaan telah berusaha semaksimal mungkin untuk melindungi para pekerja. Namun disisi lain mereka juga perlu mengambil langkah demi mempertahankan kestabilan bisnis dalam kondisi pasar yang tidak menentu dan tidak terduga saat ini. 

Baca Juga : MINI Rosewood Edition Meluncur di Indonesia, Cuma Tersedia 40 Unit

Menimbulkan Kesulitan Bagi Industri Otomotif

Selain karyawan di pabrik Mini Oxford, BMW juga telah memiliki rencana untuk mengurangi jumlah karyawan inti. Namun diperkirakan jumlah yang sangat kecil karena perusahaan menawarkan untuk pengunduran diri atau pensiun dini. 

Anneliese Dodds yang merupakan Anggota Parlemen Buruh untuk Oxford East, dan Susan Brown selaku Pemimpin Dewan Kota Oxford juga mengatakan bahwa mereka sangat prihatin dengan kabar PHK tersebut. Walaupun kini pabrik telah kembali beroperasi seperti semula, namun pandemi Covid-19 telah berdampak besar bagi industri otomotif. 

Dengan pengurangan shift berarti akan berdampak pada pengurangan jumlah produksi yang sebelumnya 1.000 mobil per hari menjadi sekitar 800-900 unit. Tercatat sebelumnya pabrik tersebut telah menghasilkan 222.340 unit mobil Mini pada 2019 lalu.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya