OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Penjualan Mobil Suzuki di 2020, Seberapa Laris?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Penjualan Mobil Suzuki di 2020, Seberapa Laris?

Dilihat 1372
Deni Ferlindungan
5 Mar 2021, 11:23
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Perjalanan Suzuki di tahun 2020 lalu terbilang positif, meski industri otomotif di Tanah Air mengalami penurunan yang cukup besar. Terdampak pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia.

Penjualan Suzuki di tahun lalu, baik roda dua dan roda empat tercatat masih menuai pencapaian yang cukup baik. Bahkan pangsa pasar jenama asal Jepang itu mengalami pertumbuhan.

Mengacu pada data wholesales Suzuki berhasil menjual sebanyak 66.130 unit mobil. Torehan itu membawa Suzuki mengalami peningkatan market share sebesar 2,7 persen. Dengan total pangsa pasar sebesar 12,4 persen.

Sejalan dengan itu, penjualan ritel Suzuki tercatat sebesar 72.389 unit, dengan pangsa pasar yang juga bertumbuh 2,66 persen menjadi 12,5 persen. Dengan torehan itu, Suzuki nampaknya masih menjadi pilihan banyak konsumen di Indonesia.

Baca juga: Suzuki Gratiskan Biaya Cek Mobil dan Motor Konsumen yang Terendam Banjir

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan dari semua pihak selama tahun 2020 lalu sehingga kami dapat mempertahankan performa meski industri otomotif mengalami kontraksi,” ujar Donny Saputra, 4w Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales ketika berbincang secara virtual Kamis (4/3/2021).

Donny menambahkan, "Peningkatan pangsa pasar mobil Suzuki tahun lalu juga menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan Suzuki yang tinggi. Kami akan terus menghadirkan produk-produk berkualitas dan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen".

Kontribusi Produk yang Dirakit Lokal

Adapun produk yang berkontribusi besar dalam penjualan Suzuki di tahun lalu, didominasi oleh produk-produk yang dirakit secara lokal. Bahkan mencapai 91 persen dari total penjualan mobil Suzuki secara nasional.

Produk yang berkontribusi besar terhadap penjualan Suzuki antara lain New Carry Pick Up dengan total wholesales sebanyak 37.109 unit dan retail sales sebanyak 40.697 unit. Angka ini berhasil membawa New Carry Pick Up menguasai 59,5 persen pangsa pasar wholesales Low Pick Up dan 61 persen pangsa pasar penjualan ritel.

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Suzuki XL7, Kompetitor Wajib Waspada

Tak hanya Carry pikap, penjualan Suzuki juga turut didorong oleh Suzuki XL7 dan juga All New Ertiga. XL7 menyumbang 12% terhadap penjualan nasional Suzuki dengan 9.827 unit wholesales dan 8.575 unit retail sales. XL7 sendiri menguasai 12,1 persen pangsa pasar wholesales SUV dan 9,6 persen pangsa pasar penjualan ritel.

Disusul diposisi ketiga, yakni All New Ertiga yang berkontribusi 13,3 persen dengan capaian 7.516 unit wholesales dan 9.663 unit retail sales. Di segmen LMPV, All New Ertiga menguasai 9 persen pangsa pasar wholesales dan 10,6 persen pangsa pasar penjualan ritel.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Suzuki XL7
    Suzuki XL7
    Suzuki XL7
    Angsuran mulai dari:Rp 4,37 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya